GT Cikarang Utama Dihentikan Operasinya Selama Musim Mudik Lebaran 2019

Berita Otomotif

GT Cikarang Utama Dihentikan Operasinya Selama Musim Mudik Lebaran 2019

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan relokasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama yang semula berada di KM 29 berpindah ke GT Cikampek Utama di KM 70 dan GT Kalihurip Utama di KM 67.

Relokasi ini mulai akan aktif dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2019, sehingga nantinya pemudik tidak perlu melakukan transaksi di GT Cikarang Utama. Dengan demikian diharapkan pemudik akan menjadi lebih lancar perjalanannya.

Pelaksanaan relokasi GT Cikarang Utama ke GT Cikampek Utama di KM 70 ruas Jalan Tol Jakarta - Cikampek akan melayani transaksi pembayaran kendaraan yang menuju ke Palimanan. Kemudian, relokasi GT Cikarang Utama ke GT Kalihurip Utama di KM 67 di ruas Jalan Tol Cipularang yang akan melayani transaksi pembayaran menuju Cileunyi.

Untuk sistem transaksi pembayaran tol Jakarta - Cikampek akan mengalami perubahan dari yang sebelumnya menggunakan dua jenis sistem transaksi terbuka dan tertutup menjadi sistem transaksi terbuka keseluruhan. Sehingga dilakukan pemindahan GT Cikampek Utama ke GT Cikampek Utama – GT Kalihurip Utama dengan rincian jumlah masing-masing gardu sebanyak 15 gardu masuk dan 15 gardu keluar.

Sistem transaksi baru ini maka waktu tempuh kendaraan seharusnya bisa lebih cepat karena titik berhenti kendaraan lebih sedikit dibandingkan sebelumnya. Selain itu pihak penyelenggara jalan tol pun akan melengkapi diri dengan mobile reader sehingga antiran kendaraan bisa lebih cepat teratasi.

Tak hanya itu, waktu tempuh pun diharapkan akan semakin singkat karena Pemerintah akan menjadikan jalan tol menjadi satu arah ke arah timur saat arus mudik dan searah ke arah barat arus balik. Aturan ini sudah pernah dilaksanakan tahun lalu dan dinilai berhasil mengatasi kemacetan.[Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support