Pemerintah Godok Program Kredit Spesial Bagi Mobil Listrik, Tertarik?

Berita Otomotif

Pemerintah Godok Program Kredit Spesial Bagi Mobil Listrik, Tertarik?

JAKARTA - Pemerintah tak hanya akan memberikan insentif bagi mobil listrik, tapi juga memberikan program kredit spesial dengan menggandeng bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Seperti diketahui, pemerintah ingin mendorong terciptanya pasar dan industri kendaraan listrik, baik mobil maupun sepeda motor, dengan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 mengenai Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Di dalamnya, terdapat 17 insentif fiskal maupun non-fiskal bagi moda transportasi ramah lingkungan tersebut yang diharapkan dapat membuat harganya lebih terjangkau.

Harjanto, Direktur Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, menjelaskan bahwa pihaknya sudah pula berkomunikasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengenai kemudahan akuisisi mobil listrik. Ada program khusus berisi tenor kredit panjang plus bunga rendah.

“Pemerintah juga ada dukungan lainnya yaitu mengenai kredit khusus untuk kendaraan listrik. Ini kita bicara dengan BRI kurang-lebih nanti ada tenor 6 tahun bunga 3,8 persen,” ucapnya dalam diskusi bertema ‘Kendaraan Listrik sebagai Solusi Pengurangan Polusi Udara dan Penggunaan BBM’ beberapa waktu lalu di Jakarta.

Presiden Joko Widodo dan kabinetnya sudah membuat peta jalan (road map) kendaraan listrik di Indonesia. Pada 2025, produksi mobil listrik ditargetkan mencapai 20 persen dari total produksi mobil nasional.

Produksi mobil secara keseluruhan pada tahun itu diproyeksikan mencapai 2 juta unit. Dengan demikian, perakitan mobil listrik diwajibkan mencapai setidaknya 400 ribu unit.

Namun, sebelum itu, pemerintah memperbolehkan impor utuh (Completely Built-Up/CBU) dalam kuota serta jangka waktu terbatas. Syaratnya adalah komitmen investasi fasilitas perakitan lokal, baik sendiri maupun bekerja sama dengan perusahaan domestik.

Beberapa pabrikan otomotif sudah mengungkapkan secara gamblang niatan investasi pabrik mobil listrik. Di antaranya adalah Toyota, Daihatsu, serta Hyundai.

Bicara produk, Toyota berniat meluncurkan dan menjual mobil hybrid murah di masa depan. Perakitan lokal mobil hybrid Toyota dan Daihatsu sendiri akan dimulai pada 2022.

Nissan malah berniat meluncurkan mobil listrik murni Leaf pada 2020. Ada juga merek China DFSK yang ingin menerjunkan SUV listrik murni Glory E3. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar