Operasi Ketupat 2020 Tetap Ada Tapi Fokus Mengimbau Warga Tak Mudik

Berita Otomotif

Operasi Ketupat 2020 Tetap Ada Tapi Fokus Mengimbau Warga Tak Mudik

JAKARTA – Operasi Ketupat tetap akan digelar pada tahun ini, meski pemerintah mengimbau warga agar tidak mudik Lebaran Idul Fitri di tengah pandemi virus Corona. Fokus Operasi Ketupat 2020 sendiri beralih untuk menyebarkan imbauan tersebut.

Sebagai informasi, Operasi Ketupat rutin diadakan tiap tahun sejak sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri. Operasi ini selalu bertujuan untuk pengamanan arus mudik serta arus balik agar lancar.

Namun, pada 2020 tradisi rutin masyarakat Indonesia tiap tahun tersebut amat tidak dianjurkan. Pasalnya, Indonesia, seperti juga lebih dari 200 negara lain, turut mengalami pandemi virus Corona dan infeksinya bisa makin luas jika warga Ibu Kota yang merupakan ‘zona merah’ pulang ke kampung halaman.

Virus Corona, berdasarkan data terakhir per Rabu (1/4/2020), sudah menginfeksi 1.677 orang di Indonesia. Sebanyak 103 sembuh, sedangkan 157 lainnya meninggal dunia.

Pandemi virus Corona dan anjuran tak mudik tidak membuat Operasi Ketupat 2020 urung diadakan. Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) Inspektur Jendral Istiono, seperti dikutip dari situs NTMC Polri, mengatakan operasi tersebut tetap ada.

Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan rencana pengamanan. Konsentrasinya sendiri, menurut Istiono, adalah pada meminimalisir potensi penularan virus Corona ke luar Jakarta dengan cara mengimbau masyarakat tidak melakukan mudik.

Kakorlantas bersama Asisten Operasi (Asops) Kepala Polri terus merencanakan kesiapan. Seperti soal personal yang akan dilibatkan, cara bertindak, persiapan data dari semua wilayah, serta persiapan kegiatan maupun sasaran-sasarannya.

Kakorlantas bersama Asops Kapolri sudah memberikan arahan secara tertutup dan terbatas melalui konferensi video dengan jajaran Karoops, Dirlantas, Dir Intel serta PJU Ditlantas Polda. Acara berlangsung di Command Center Pusdalsis Sops Polri, Lantai 5 Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta.

Lebih lanjut, Istiono menegaskan saat ini pihaknya berpegang teguh pada Maklumat Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz dengan perintah untuk menertibkan masyarakat yang masih berkerumun di tengah mewabahnya Covid-19. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menekan potensi penyebaran virus asal Wuhan, China tersebut.

“Yang jelas Polri telah melaksanakan maklumat Kapolri tentang larangan berkerumun, pencegahan virus Covid-19 di seluruh Indonesia,” ungkapnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar