Pandemi Corona Cepat Membaik, Penjualan Mobil di China Melesat

Berita Otomotif

Pandemi Corona Cepat Membaik, Penjualan Mobil di China Melesat

BEIJING – Penjualan mobil di China melesat terus, setelah pandemi virus Corona (Covid-19) di sana membaik dengan cepat.

Penjualan mobil di ‘Negeri Tirai Bambu’, menurut laporan Reuters pada awal pekan ini, meningkat selama enam bulan berturut-turut berkat capaian pada September 2020. Bulan itu, transaksi jual – beli roda empat menurut data China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) melonjak 12,8 persen dibanding sebulan sebelumnya, menjadi 2,57 juta unit.

Ini terjadi setelah pandemi menerpa negara komunis tersebut sejak akhir 2019 dan pemberlakuan lockdown total di Wuhan—tempat virus Corona bermula—hingga awal April 2020. Pasar otomotif pun sempat terpukul dalam.

Namun, berkat pertumbuhan pesat enam bulan berturut-turut, penjualan mobil di China selama sembilan bulan pertama 2020 mampu menyentuh 17,12 juta unit. Performanya ‘hanya’ 6,9 persen lebih rendah ketimbang periode yang sama pada 2019 (year on year), setelah diterjang pandemi yang menghebohkan dunia internasional.


September dan Oktober sendiri merupakan dua bulan yang penting dalam industri otomotif di sana. Ada istilah ‘September Emas’ dan ‘Oktober Perak’, yang menandakan konsumsi besar-besaran usai musim panas berlalu.

Penjualan mobil di negara tersebut biasanya mencapai titik tertingginya dalam setahun penuh pada bulan – bulan ini.

“Berdasarkan pengecekan ke jalur-jalur dealer kami, momentum pertumbuhan ini berlanjut ke ‘Pekan Emas Oktober’, setelah penjualan retail melebihi ekspektasi para dealer,” ucap Shi Ji, Analis Haitong International.

Ada beberapa faktor pendukung lain setelah penanganan pandemi yang cepat, menurut Chen Shihua selaku Senior CAAM Official. Seperti misalnya keberadaan Beijing Auto Show, event – event promosi, maupun kebijakan – kebijakan dari pemerintah lokal maupun pusat untuk mendorong konsumsi di pasar otomotif.


Jika dijabarkan lebih merinci, segmen kendaraan penumpang pada September kemarin mampu tumbuh 8 persen. Merek – merek di dalamnya sudah mampu menggapai pertumbuhan dua digit, seperti Geely, Great Wall Motor dan Toyota.

Segmen kendaraan energi terbarukan semisal hybrid, plug-in hybrid, listrik murni, serta hidrogen naik 67,7 persen menjadi 138 ribu unit. Ini adalah kenaikan tiga bulan berturut-turut bagi segmen tersebut.

Segmen kendaraan komersial ringan maupun truk tumbuh 40 persen pada September. Ini didorong investasi pemerintah dalam bidang infrastruktur dan konsumsi para pengusaha untuk memenuhi regulasi emisi yang makin  ketat. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar