Pabrikan Otomotif di Indonesia Bersiap Bikin Ventilator bagi Pasien Corona

Berita Otomotif

Pabrikan Otomotif di Indonesia Bersiap Bikin Ventilator bagi Pasien Corona

JAKARTA – Pabrikan-pabrikan otomotif di Indonesia sedang mempersiapkan diri memproduksi ventilator bagi para pasien yang terinfeksi virus Corona, menurut Kementerian Perindustrian.

Seperti diketahui, Indonesia, seperti juga lebih dari 200 negara lain, sedang dilanda pandemi virus Corona atau Covid-19. Sejak ‘kehadiran’ virus ini pertama kali diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020 hingga Minggu (5/4/2020) kemarin, sudah ada 2.273 kasus warga positif terinfeksi, dengan 198 di antaranya meninggal dan 164 lainnya sembuh.

Dalam kondisi ini, pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, meminta berbagai sektor industri termasuk industri otomotif membuat ventilator atau alat bantu pernapasan. Pasalnya, salah satu gejala khas dari orang yang terinfeksi Covid-19 adalah sesak napas sehingga alat kesehatan tersebut mendadak amat dibutuhkan.

Lebih lanjut, Putu Juli Ardika selaku Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin menyatakan telah secara langsung meminta para pabrikan otomotif melakukan hal itu melalui Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Bahkan, sudah ada produsen yang mengaku siap memenuhi permintaan pemerintah.

Sayang, identitas produsen kendaraan itu tidak ia sebut namanya. Mereka kini sedang menindaklanjuti kerjasama dengan industri komponen untuk melakukan reverse engineering dalam pengembangan prototipe ventilator.

“Perusahaan itu juga telah mengidentifikasikan ada beberapa tim di lembaga pendidikan dan penelitian yang sedang bekerja mengembangkan ventilator,” terang Putu melalui pernyataan pers pada akhir pekan lalu.

Butuh Pendamping
Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo, meminta pemerintah menyediakan rekanan kompeten untuk memproduksi ventilator. Hal ini perlu agar para anggota asosiasi pabrikan-pabrikan roda empat tersebut terdorong membuatnya.

“Kami membutuhkan pendamping khususnya industri yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam pembuatan ventilator,” ujarnya.

Pendamping tersebut akan membantu mulai dari menjabarkan blueprint terkait teknis pembuatan ventilator, alih teknologi, sampai memodifikasi fasilitas perakitan mobil yang ada saat ini agar dapat digunakan memproduksi ventilator dan menentukan standar bahan baku kepada supplier. Kemudian, partner yang sudah berpengalaman itu menentukan standar bahan baku kepada pemasok.

“Kami hanya membantu menjahitkan,” ujarnya.

Sementara itu, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), siap menunggu arahan pemerintah terkait teknis memproduksi ventilator yang dibutuhkan. Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan, pihaknya yang membawahi lima merek motor di Tanah Air ini butuh gambaran detail melakukan produksi massal ventilator. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama

All-new Yaris 2020 Kian Canggih

All-new Yaris 2020 Kian Canggih

Video
All-new Toyota Yaris 2020 semakin canggih. Salah satu teknologi atau fitur generasi keempat Yaris ini adalah bisa parkir sendiri. Harga Yaris 2020 ...

Komentar