Mobil123.com
Aplikasi Mobil123.com
Download Gratis – iCar Asia Limited
4.4
33,336

Oli Mesin Rembes, Berapa Biaya Perbaikannya

Berita Otomotif

Oli Mesin Rembes, Berapa Biaya Perbaikannya

Oli mesin rembes menjadi momok yang menakutkan bagi para pemilik mobil. Hal ini dikarenakan biaya yang harus dikeluarkan tidaklah sedikit.

Mesin merupakan sumber daya utama untuk menggerakkan roda mobil. Supaya tetap bisa menghasilkan daya yang maksimal, maka dibutuhkan perawatan berkala pada semua komponen, baik itu di bagian dalam maupun bagian pendukungnya di luar mesin.

Mesin yang sehat kondisinya biasa disebut kering atau bersih pada bagian luarnya. Beda halnya jika ada tetesan di bagian bawah mobil atau terlihat dengan jelas di dinding terluar mesin, maka bisa dipastikan terjadi kebocoran oli atau rembes.

Lantas berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk perbaikan mesin supaya oli tidak rembes? 

Nah, sebelum lebih jauh membahas hal tersehut, ada baiknya mengenali dahulu penyebab oli mesin rembes. Ini berguna agar Anda lebih peduli terhadap kondisi mesin dan rajin melakukan perawatan rutin.
oli mesin rembes

Penyebab Oli Rembes atau Bocor

Oli yang rembes dari mesin merupakan salah satu tanda bahwa adanya kerusakan pada mobil Anda. Oleh karena itu, harus segera ditangani agar masalah pada mesin tidak semakin parah yang bisa menyebabkan kerugian.

  • Seal Gearbox Sobek

Penyebab oli mesin rembes disebabkan karena adanya sobekan pada bagian seal gearbox. Kejadian ini akan membuat oli mesin masuk dan menetes di sekitar mesin.

  • Seal Kompresor Sobek

Jika oli mesin masuk hingga ke bagian kolong kendaraan, maka penyebabnya bisa dikarenakan seal kompresor mobil Anda rusak. Kerusakan tersebut bisa disebabkan karena gesekan antar komponen, masa pakai seal yang telah habis juga menjadi salah satu penyebabnya.

  • Gigi Setir Rusak Parah

Gigi setir yang sudah rusak parah juga bisa mengakibatkan terjadinya rembesan oli di bagian mesin. Gigi setir aus atau yang terparah hingga pecah menjadi beberapa penyebab adanya kebocoran.

Dalam kasus ini, oli tidak bisa melumasi gigi kemudi yang mengakibatkan setir akan terasa lebih berat.
Oli Mobil Bocor

  • Kerusakan Baut Penutup

Oli mesin yang rembes juga bisa diakibatkan dari rusaknya drat baut penutup. Kerusakan ini bisa terjadi karena saat melakukan penggantian oli, mekanik tidak memasang baut dengan sempurna.

Akibat Oli Rembes

Oli mesin rembes akan berpengaruh pada performa maupun kenyamanan berkendara. Jika didiamkan dalam jangka waktu yang lama, maka kerusakan akan semakin parah dan bisa menguras kocek Anda lebih dalam.
Oli Mesin Rembes

Oli yang rembes atau bocor semakin lama akan mengurangi kapasitasnya di dalam bak penampungan. Lalu jika sudah habis karena didiamkan, maka yang terjadi berikutnya adalah mesin macet karena berbagai komponennya rusak berantakan.

Biaya Servis Oli Rembes

Biaya yang harus Anda keluarkan apabila mengalami masalah tersebut cukup besar, karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yang membuat harganya mahal, seperti ongkos bongkar pasang hingga menurunkan mesin.

Biaya ini akan bertambah besar jika kendaraan yang digunakan merupakan merek yang tidak populer. Selain itu sempitnya ruang mesin juga akan berpengaruh pada biaya bongkar pasang.

Untuk pengecekan saja, konsumen sudah dikenakan biaya. Terlebih jika rembesnya oli sudah terlalu parah, maka dibutuhkan pengecekan lebih detail.

  • Penggantian Gasket atau Paking

Jika kerusakan yang dialami karena adanya kerusakan pada gasket, maka biaya yang harus dikeluarkan tidaklah terlalu besar, berkisar mulai Rp 375 ribu hingga Rp 500 ribu.
Oli Mesin Bocor

Harga tersebut sudah termasuk satu set gasket sesuai dengan jenis dan merek mobil.

Sementara untuk ongkos servis biasanya tergantung dari bengkel. Jika bengkel yang sudah memiliki reputasi bagus, maka dipastikan banderolnya akan lebih mahal.

Namun untuk bengkel biasa, jasanya akan dipatok mulai dari Rp100 ribu hingga Rp300 ribu. Ini juga tergantung dengan tingkat kesulitan untuk penggantian.

  • Penambahan Sealant

Bila setelah dilakukan pemeriksaan ternyata kerusakannya tidak terlalu parah, maka masih bisa diselamatkan dengan penggantian paking atau gasket. Lalu bisa juga meminta mekanik bengkel untuk menambahkan sealant.sebagai upaya pencegahan berulang.

Sealant dengan merek aftermarket biasa dijual dengan harga mulai Rp50 ribu. Namun untuk sealant merek asli pabrikan dibanderol mulai Rp290 ribu hingga Rp500 ribu.

  • Biaya Turun Mesin

Jika kebocoran oli sudah merembet ke banyak komponen mesin, maka diperlukan tindakan menurunkannya dari tempatnya atau biasa disebut turun mesin.

Dalam hal ini biaya yang dikeluarkan lumayan besar berkisar Rp2 juta hingga Rp5 juta, tergantung merek dan jenis mobil. Biaya tersebut belum termasuk penggantian komponen.

  • Biaya Ganti Gigi Setir

Apabila kebocoran oli yang terjadi pada gigi setir dan sudah sampai pecah, maka tindakannya selain mengganti gasket dan penambahan sealant adalah mengganti gigi setir.

Untuk mengganti gigi setir dipatok mulai dari Rp500 ribu hingga Rp2.5 juta, tergantung merek dan jenis kendaraan. Biasanya pada mobil buatan Eropa akan lebih mahal harganya.

Tips Mencegah Oli Mesin Rembes

Mesin harus mendapat perawatan berkala agar tidak menimbulkan masalah yang tidak menyenangkan.

Berikut ini beberapa tips agar oli mesin tidak rembes, sebagaimana dikutip Mobil123 dari berbagai sumber.

Untuk mobil keluaran di bawah 2018 biasanya pabrikan akan merekomendasikan perawatan berkala setiap 5.000 km atau setidaknya tiga bulan sekali, tergantung mana dulu yang tercapai.

Lalu untuk kendaraan lansiran 2018 hingga paling baru, pabrikan akan menyarankan perawatan berkala setiap 10.000 km atau enam bulan sekali, tergantung mana dulu yang tercapai.
Oli Mesin Mobil

Patokan di atas, bisa dipercepat jika kendaraan digunakan setiap hari, sering membawa beban banyak, menempuh jarak jauh, hingga kerap bermacet-macetan. Sebaiknya dilakukan perawatan berkala setiap 2.000 km.

Selain perawatan kendaraan di bengkel, Anda juga harus rutin melakukan pengecekan. Pengecekan bisa dilakukan sendiri di rumah karena tidaklah sulit seperti, melihat kondisi radiator dan bak penampungnya.

Pastikan ketinggian air radiator masih cukup, jika mulai berkurang bisa ditambahkan. Untuk mobil-mobil keluaran baru, biasakan untuk menggunakan radiator coolant.

Radiator coolant akan mencegah terjadinya korosi pada bagian radiator. Cairan yang umumnya berwarna hijau tersebut juga lebih tangguh untuk membuat mesin tetap adem.

Anda juga harus bisa memastikan cairan radiator tidak tercampur dengan oli. Jika tercampur maka bisa terjadi kebocoran seperti telah dijelaskan di atas.

Pengecekan mesin lain yang bisa dilakukan di rumah adalah melalui stik oli. Alat ini berguna untuk memeriksa kapasitas oli di dalam bak mesin dan melihat kualitas dari pelumas itu sendiri.

Jika oli berkurang dan tidak ada kebocoran, Anda bisa menambahkannya, tapi dengan catatan pengurangan oli masih dalam batas wajar. Jika terlalu banyak Anda bisa langsung konsultasi dengan pihak bengkel.
Oli mesin mobil rembes

Pengecekan pada stik oli juga bisa untuk melihat kualitasnya. Jika oli yang menempel pada stik sudah terlalu encer atau sebaliknya malah lengket, sebaiknya lakukan penggantian.

Jika oli hanya berubah warna menjadi hitam, tapi belum terlalu lengket atau malah encer, Anda masih memiliki waktu untuk menahan tidak mengganti oli.

Merawat kendaraan dengan benar akan membuat mobil prima dan perjalanan menjadi menyenangkan karena aman dan nyaman.

Selain itu, kendaraan yang terawat dengan benar akan membuat efisiensi dalam hal pengeluaran. [Dew/Ses]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar