Tips Berkendara Melewati Banjir

Berita Otomotif

Tips Berkendara Melewati Banjir

JAKARTA – Musim hujan telah datang dan genangan air atau bahkan banjir bakal terlihat di mana-mana. Para pengemudi harus memperhatikan beberapa hal saat terpaksa melibas genangan air yang dalam jika tidak mau mobil bermasalah setelahnya.

Tentu saja, yang terbaik adalah mencari alternatif jalan lain jika bersua dengan banjir. Namun, ada kalanya Anda buru-buru atau kondisi lalu lintas tidak memungkinkan Anda untuk berputar balik.

 Mitsubishi, melalui keterangan pers yang diterima Mobil123.com pada Senin (3/12/2018), mengatakan bahwa secara alamiah kendaraan seperti sedan maupun city car relatif lebih rentan mengalami masalah dibandingkan dengan sport utility vehicle (SUV) saat ‘melawan’ banjir. Pasalnya, ground clearance kedua model tersebut rendah, berbeda dengan SUV yang didesain sebagai kendaraan dengan ground clearance tinggi.

Ketinggian ground clearance ini berpengaruh pada ketinggian filter udara. Semakin tinggi letak komponen tersebut, semakin tangguh kendaraan menghadapi banjir.

Aspek pertama yang mesti diperhatikan ketika melibas banjir adalah memastikan filter udara tidak kemasukan air yang diakibatkan oleh gelombang atau riak air. Kalau itu sampai terjadi, mobil dapat mengalami water hammer atau masuknya air ke ruang pembakaran dan merusak mesin.

Aspek kedua adalah teknik mengemudi. Pengemudi harus melaju dengan kecepatan rendah dengan menggunakan gigi rendah, baik pada transmisi manual maupun otomatis, sewaktu menerabas banjir.

Hindari posisi setengah kopling atau ‘mengocok’ pedal gas dalam genangan karena berpotensi menimbulkan gelombang atau riak air. Ketika skenario terburuk terjadi yaitu ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil mogok, jangan sekali-sekali mencoba menyalakannya lagi karena dapat menyebabkan kerusakan lebih parah.

Jika berhasil keluar dari genangan air yang dalam, segera periksa apakah kondisi rem masih optimal dengan metode sederhana. Jalankan kendaraan dalam kecepatan pelan, sekitar 5 km/jam.

Setelah itu, injak pedal rem berkali-kali untuk memastikan kondisinya prima. Akan lebih bagus dan aman lagi jika pengendara meluangkan waktu memeriksakannya langsung ke bengkel resmi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar