Misi Terakhir Pabrikan di 2020: Jual 70-100 Ribu Mobil dalam 2 Bulan

Berita Otomotif

Misi Terakhir Pabrikan di 2020: Jual 70-100 Ribu Mobil dalam 2 Bulan

JAKARTA – Pabrikan-pabrikan mobil di Indonesia sedang menjalankan misi terakhir mereka di 2020. Mereka harus menjual 70 – 100 ribu mobil dalam dua bulan, di tengah resesi ekonomi akibat pandemi virus Corona (Covid-19).

Data penjualan mobil terbaru telah dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Wholesales (distribusi pabrik ke dealer) pada Januari – Oktober 2020 hanya berjumlah 421.089 unit, turun 50,7 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year).

Sementara itu, retail (distribusi dealer ke konsumen) cuma 453.525 unit. Penurunannya mencapai 46,7 persen year-on-year.

Gaikindo sudah merevisi target penjualan mobil 2020 untuk yang kedua kalinya, gara – gara pandemi Corona. Sekarang, asosiasi yang menaungi merek – merek global tersebut memasang di angka 525 ribu unit saja. Target tersebut lebih kecil nyaris separuh dari transaksi jual – beli wholesales tahun lalu yang menyentuh 1,030 juta unit.

pameran mobil

Sekitar 30 anggota Gaikindo memiliki tugas terakhir yakni mengirim total 70 – 100 ribu mobil ke pasar dalam dua bulan terakhir. Jika patokan target adalah wholesales, mereka masih ‘berhutang’ 103.911 unit.

Kalau tolok ukur target adalah retail, mereka mesti menggeber penjualan agar bisa mengirim 71.475 unit ke pasar dalam dua bulan.

Penjualan Mobil Oktober 2020 Naik Tipis

Penjualan mobil Oktober sendiri naik untuk yang kelima kalinya dalam lima bulan terakhir. Akan tetapi, kenaikan penjualan pada Oktober tak sekencang bulan-bulan sebelumnya.

Secara wholesales, volume pasar pada Oktober adalah 49.043 unit. Kenaikannya cuma 1,01 persen jika dibandingkan September.

Volume retail Oktober, di sisi lain, ialah 46.129 unit. Pertumbuhannya 6,38 persen ketimbang sebulan sebelumnya.

honda brio

Honda, salah satu anggota ‘The Big 5’ di pasar mobil nasional, masih optimistis target 525 ribu unit tercapai ketika tutup tahun, kalau tolok ukurnya adalah retail. Menurut Honda, sisa 70 ribuan unit, jika dibagi dua bulan, tak sampai 40 ribu unit.

Tren pasar selama September dan Oktober sendiri lebih dari 40 ribu unit. Tren selama 5 bulan ke belakang juga terus naik.

“Untuk mencapai 525 ribu unit retail, kami yakin bisa,” tegas Yusak Billy selaku Business Development, Sales, and Marketing Director PT. Honda Prospect Motor dalam konferensi pers virtual awal pekan ini. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar