Honda Komentari Target Suzuki untuk Jadi Merek Mobil Terlaris Ketiga

Berita Otomotif

Honda Komentari Target Suzuki untuk Jadi Merek Mobil Terlaris Ketiga

JAKARTA – Honda buka suara mengenai target Suzuki yang ingin menyalip penjualan mereka di Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suzuki percaya diri bahwa pada akhir 2020 mereka bisa menjadi merek mobil terlaris ketiga. Pada tahun lalu, jika melihat data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), posisi itu ditempati Honda sementara Suzuki mengisi posisi kelima.

Yusak Billy selaku Direktur Penjualan, Pemasaran, dan Inovasi Bisnis PT. Honda Prospect Motor (HPM), ketika dimintai tanggapan, mengatakan pernyataan dan target dari ‘tetangga’ mereka sah – sah saja. Honda memilih fokus pada mencapai target internal mereka yaitu mempertahankan pangsa pasar di kisaran 14 persen.

“Kalau ada ‘tetangga’ seperti itu bicaranya, tak apa. Target kami paling tidak adalah mempertahankan pangsa pasar 14,4 persen. Karena yang penting eksistensi dan penetrasi kami di pasar tidak boleh turun,” ucap dia menanggapi pertanyaan Mobil123.com dalam wawancara virtual via Zoom pada Senin (19/10/2020).


Billy menilai keyakinan Suzuki datang dari tren positif segmen kendaraan komersial belakangan ini, di tengah pandemi virus Corona. Sekadar info, lebih dari separuh penjualan Suzuki memang dikontribusikan oleh Carry pick up.

“Mereka bicara seperti itu karena kendaraan komersial meningkat terus. Mungkin seperti itu. Pasarnya kendaraan komersial sudah di atas 30 persen sekarang (terhadap total pasar). Kalau melihat data detail, pada Agustus 30 persen. Lalu, pada September 33 persen,” papar dia.


Data Gaikindo Januari – September 2020 memperlihatkan Honda masih berada di peringkat ketiga, baik dari sisi penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) maupun retail (dari dealer ke pabrik). Suzuki menguntit di peringkat keempat dengan 4.000-an unit.

Wholesales Honda pada sembilan bulan pertama 2020 mencapai 49.688 unit (turun 48,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019), sedangkan Suzuki 44.902 unit (turun 37,2 persen). Retail Honda berjumlah 55.548 unit (turun 49,4 persen), sementara Suzuki 50.937 unit (turun 31,9 persen).

Penjualan mobil nasional sendiri drop parah gara-gara pandemi Covid-19. Wholesales hanya 372.406 unit (minus 50,9 persen), sedangkan retail cuma 407.396 unit (minus 46,6 persen).

Gaikindo pada April 2020—sebulan setelah pandemi masuk Indonesia—merevisi target penjualan 2020 dari 1,050 juta menjadi 600 ribu unit saja. Adapun penjualan 2019 ialah 1,030 juta unit. Target penjualan terkini kemungkinan besar dikoreksi lagi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar