Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Mobil Listrik Mobil Hybrid bakal ‘Diguyur’ Lebih Banyak Insentif, Pemerintah lagi Diskusikan Mobil Hybrid bakal ‘Diguyur’ Lebih Banyak Insentif, Pemerintah lagi Diskusikan Mobil Listrik Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 21 March 2024 13:33 JAKARTA – Wacana untuk memberikan lebih banyak insentif bagi model-model hybrid di Indonesia semakin mendekati kenyataan. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan sinyal bahwa pemerintah setuju untuk memberikan insentif lanjutan untuk mobil hybrid. Hal ini sudah masuk dalam pembahasan mereka. “Insentif untuk mobil hybrid akan atau malah sudah kami mulai bicarakan di internal pemerintah. Tunggu tanggal mainnya,” kata dia dalam kunjungan di Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2024 yang berlangsung pada 7-10 Maret kemarin di Senayan, Jakarta. Sebagai informasi, mobil hybrid dan mild hybrid saat ini baru mendapatkan insentif tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) sebesar 6-12 persen untuk tahap pertama. Ini berbeda dengan insentif mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV) yang jauh lebih banyak, misalnya PPnBM 0 persen, bebas ganjil-genap, bebas bea masuk impor utuh jika kelak akan dirakit lokal, dan lain sebagainya. Artikel terkait Indonesia Dirasa Tak Cuma Butuh Banyak Mobil Listrik Murni, tapi juga Mobil Hybrid Mobil Listrik 23 August 2024 Insentif Mobil Hybrid Dipastikan Tidak Ada, Pemerintah Pilih Dorong Mobil Listrik Mobil Listrik 07 August 2024 Mobil Hybrid Disebut Layak Dapat Insentif Lebih Banyak! Setuju? Mobil Listrik 05 October 2023 Sayangnya, Agus belum bersedia memberikan gambaran terkait bentuk insentif tambahan bagi mobil hybrid. Begitu juga mengenai apakah jumlahnya nanti akan menyamai insentif bagi mobil listrik murni atau tidak. “Nanti kami bicarakan,” jawabnya singkat. Ketika membuka GIICOMVEC 2024, Agus sendiri sempat menyinggung peran mobil hybrid terhadap visi transportasi ‘hijau’ dari pemerintah. Menurutnya, mobil hybrid berkontribusi cukup banyak terhadap pengurangan polusi dan karbon dioksida (CO2). “Untuk mendukung ramah lingkungan ada banyak cara. Di Kementerian Perindustrian dan Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), misalnya, kami sudah punya hitungan seberapa besar kontribusi teknologi hybrid dalam mendukung pengurangan CO2 dan hasilnya cukup besar,” papar dia. Sekadar menambahkan, era kendaraan elektrifikasi di Indonesia dimulai lewat terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 yang kemudian disempurnakan menjadi Perpres Nomor 79 Tahun 2023. Regulasi ini menjadi payung hukum bagi berbagai insentif fiskal dan non-fiskal bagi kendaraan elektrifikasi. Para ‘pemain’ di industri kendaraan roda empat pun terbagi ke dalam dua ‘mazhab’. Merek-merek China dan Korea Selatan memilih untuk lebih banyak fokus ke perakitan lokal mobil listrik murni. Adapun merek-merek Jepang mengambil opsi untuk melangkah bertahap melalui penjualan serta perakitan lokal mobil hybrid. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait mobil hybrid insentif mobil hybrid insentif mobil listrik Agus Gumiwang Kartasasmita GIICOMVEC 2024 Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Mobil Hybrid bakal ‘Diguyur’ Lebih Banyak Insentif, Pemerintah lagi Diskusikan Mobil Listrik Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 21 March 2024 13:33 JAKARTA – Wacana untuk memberikan lebih banyak insentif bagi model-model hybrid di Indonesia semakin mendekati kenyataan. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan sinyal bahwa pemerintah setuju untuk memberikan insentif lanjutan untuk mobil hybrid. Hal ini sudah masuk dalam pembahasan mereka. “Insentif untuk mobil hybrid akan atau malah sudah kami mulai bicarakan di internal pemerintah. Tunggu tanggal mainnya,” kata dia dalam kunjungan di Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2024 yang berlangsung pada 7-10 Maret kemarin di Senayan, Jakarta. Sebagai informasi, mobil hybrid dan mild hybrid saat ini baru mendapatkan insentif tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) sebesar 6-12 persen untuk tahap pertama. Ini berbeda dengan insentif mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV) yang jauh lebih banyak, misalnya PPnBM 0 persen, bebas ganjil-genap, bebas bea masuk impor utuh jika kelak akan dirakit lokal, dan lain sebagainya. Artikel terkait Indonesia Dirasa Tak Cuma Butuh Banyak Mobil Listrik Murni, tapi juga Mobil Hybrid Mobil Listrik 23 August 2024 Insentif Mobil Hybrid Dipastikan Tidak Ada, Pemerintah Pilih Dorong Mobil Listrik Mobil Listrik 07 August 2024 Mobil Hybrid Disebut Layak Dapat Insentif Lebih Banyak! Setuju? Mobil Listrik 05 October 2023 Sayangnya, Agus belum bersedia memberikan gambaran terkait bentuk insentif tambahan bagi mobil hybrid. Begitu juga mengenai apakah jumlahnya nanti akan menyamai insentif bagi mobil listrik murni atau tidak. “Nanti kami bicarakan,” jawabnya singkat. Ketika membuka GIICOMVEC 2024, Agus sendiri sempat menyinggung peran mobil hybrid terhadap visi transportasi ‘hijau’ dari pemerintah. Menurutnya, mobil hybrid berkontribusi cukup banyak terhadap pengurangan polusi dan karbon dioksida (CO2). “Untuk mendukung ramah lingkungan ada banyak cara. Di Kementerian Perindustrian dan Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), misalnya, kami sudah punya hitungan seberapa besar kontribusi teknologi hybrid dalam mendukung pengurangan CO2 dan hasilnya cukup besar,” papar dia. Sekadar menambahkan, era kendaraan elektrifikasi di Indonesia dimulai lewat terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 yang kemudian disempurnakan menjadi Perpres Nomor 79 Tahun 2023. Regulasi ini menjadi payung hukum bagi berbagai insentif fiskal dan non-fiskal bagi kendaraan elektrifikasi. Para ‘pemain’ di industri kendaraan roda empat pun terbagi ke dalam dua ‘mazhab’. Merek-merek China dan Korea Selatan memilih untuk lebih banyak fokus ke perakitan lokal mobil listrik murni. Adapun merek-merek Jepang mengambil opsi untuk melangkah bertahap melalui penjualan serta perakitan lokal mobil hybrid. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait mobil hybrid insentif mobil hybrid insentif mobil listrik Agus Gumiwang Kartasasmita GIICOMVEC 2024
Indonesia Dirasa Tak Cuma Butuh Banyak Mobil Listrik Murni, tapi juga Mobil Hybrid Mobil Listrik 23 August 2024
Insentif Mobil Hybrid Dipastikan Tidak Ada, Pemerintah Pilih Dorong Mobil Listrik Mobil Listrik 07 August 2024
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...