Mercedes EQC Siap Diproduksi Tahun Depan

Berita Otomotif

Mercedes EQC Siap Diproduksi Tahun Depan

STOCKHOLM - Mercedes EQC resmi ditampilkan untuk pertama kalinya di Swedia.

Mobil ini hadir sebagai jawaban Mercedes atas mulai meningkatnya permintaan mobil listrik khususnya di Eropa. Mercedes EQC akan mulai diproduksi pada semester pertama tahun depan dengan menghabiskan dana investasi sebesar lebih dari 10 miliar euro.

“Tidak ada alternatif lain selain untuk mencoba masuk ke pasar mobil listik, dan kami akan serius di segmen ini. Persaingan dimulai dari sekarang,” ungkap Dieter Zetsche, Daimler AG Chief Executive Officer.

Mercedes EQC hadir dengan tampikan yang menarik dan berkesan sporty layaknya sebuah SUV pada umumnya. Mercedes telah melengkapi modelnya dengan grille yang sama dengan versi konsep serta LED headlights.

Pada bagian atap, dimana umumnya SUV selalu dilengkapi dengan roof rail, Mercedes EQC justru tampil polos. Mercedes mengklaim bahwa mereka lebih memilih untuk meningkatkan aerodinamika mobil ketimbang harus memasang roof rails. Meski demikian, kehadiran roda berkuran 10-21 inchi diyakini cukup untuk meningkatkan estetika mobil.

Bergerak ke bagian belakang, kesan futuristik Mercedes EQC hadir berkat desain lampu belakang yang dibuat menyatu dan membuat kesan mobil lebih lebar. Bumper belakang dibuat dari plastik berwarna hitam namun telah ditambahkan beberapa aksen krom sehingga terlihat cukup mewah.

Masuk ke dalam kabin, Mercedes EQC dibekali dengan tampilan yang terasa cukup umum digunakan pada mobil-mobil Mercedes lain. Bedanya, ada penambahan ornamen berwarna biru untuk merepresentasikan mobil listrik di dalam kabin.

Mercedes EQC hadir dengan motor listrik pada setiap rodanya. Kombinasi keempatnya mampu menghasilkan tenaga sebesar 402 hp dan torsi mencapai 765 Nm. Dengan ini maka mobil dapat melesat hingga kecepatan 100 km/jam hanya dalam waktu 5,1 detik dan kecepatan maksimal yaitu 180 km/jam.

Tak mau membuat pelanggannya kesulitan kehabisan daya di tengah jalan, Mercedes pun menghadirkan baterai lithium-ion berkapasitas 80 kWh. Dengan baterai tersebut maka mobil dapat menempuh jarak hingga 450 km. [Adi/Ari]

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar