Mercedes-Benz G65 Kena Recall

Berita Otomotif

Mercedes-Benz G65 Kena Recall

WASHINGTON D.C – Mercedes-Benz G65 di Amerika Serikat (AS) terkena penarikan dan perbaikan (recall). Penyebabnya cukup unik yaitu karena G65 memiliki kecepatan terlalu kencang saat berjalan mundur.

G65 yang terkena recall di ‘Negeri Paman Sam’ adalah model tertinggi dari generasi terdahulu. Jumlah unit dari keluarga G-Class yang legendaris ini di AS, seperti dikabarkan Carscoops pada Senin (30/7/2018), hanya 20 unit.

Biasanya, kendaraan ditarik dan diperbaiki karena adanya potensi kecacatan produksi seperti kemungkinan airbag tak mengembang sempurna, pemasangan kursi tak kokoh, dan lain-lain. Namun, G65, menurut National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), ditarik akibat memiliki performa terlalu  ganas bahkan ketika di gigi mundur.

Hal ini diperkirakan terjadi akibat peranti lunak pembatas lunak kecepatan mundur yang ‘tidak tepat’. NHTSA menjelaskan kestabilan kendaraan bisa terganggu jika setir diubah arah secara mendadak kalau kecepatan di atas 16 mil/jam atau sekitar 25,7 km/jam.

Untuk memperbaiki potensi bahaya ini, Mercedes-Benz bakal memperbarui peranti lunak agar limitasi kecepatan bisa lebih rendah.

Sebagai informasi, tipe tertinggi G65 bersenjatakan mesin V12 6.0-liter turbo dengan gelontoran tenaga 621hp dan torsi 991 Nm. Tenaga semegah ini disalurkan ke semua roda melalui transmisi otomatis tujuh percepatan.

G65 varian ini dapat berakselerasi dalam waktu hanya 5,1 detik untuk kecepatan 0-100 km/jam. Padahal, bobotnya sama sekali tak ringan yaitu 2.835 kg atau 400 kg lebih berat dari G63 yang baru.

Sedikitnya populasi G65 di AS tak lepas dari banderolnya yang mahal. Harga yang dipasang Mercedes-Benz untuk G65 di negara tersebut mencapai sekitar 200 ribu dollar AS (Rp 2,87 miliar).

SUV yang bernilai jual sekelas dengan G65 hanya ada beberapa. Di antaranya adalah Bentley Bentayga plus Rolls-Royce Cullinan yang juga bermesin V12. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual