Mercedes Bangun Pabrik Baru untuk Rakit Mobil Listrik EQ di Cina

Berita Otomotif

Mercedes Bangun Pabrik Baru untuk Rakit Mobil Listrik EQ di Cina

BEIJING - Daimler, perusahaan induk Mercedes-Benz, bakal menanamkan investasi tambahan di Cina demi membangun pabrik baru untuk perakitan mobil listrik seri EQ.

Kabar ini datang setelah pada akhir pekan lalu konglomerat Cina Li Shufu. Melalui produsen otomotif miliknya yakni Geely, menggondol hampir 10 persen saham Daimler dengan mahar 9 miliar dollar AS (Rp 122,86 triliun).

Adapun investasi pabrik baru Daimler, berdasarkan pernyataan di situs resmi pabrikan asal Jerman tersebut pada awal pekan ini, berjumlah total 11,9 miliar yen (Rp25,79 triliun). Dana dikeluarkan oleh Daimler bersama partner lokal mereka di ‘Negeri Tirai Bambu’ yaitu BAIC. Keduanya mempunyai perusahaan gabungan (joint venture) bernama Beijing Benz Automotive Co. Ltd (BBAC).

Pabrik baru Daimler kelak berlokasi di area industri Yizhuang, Beijing. Sebelumnya, kompetitor abadi BMW itu sudah memiliki pabrik di sana.

Pabrik BAIC di distrik Shunyi, Beijing, juga bakal dipindahkan ke lokasi tersebut. Dan kemudian dimodifikasi dan dipergunakan sebagai fasilitas perakitan mobil-mobil penumpang Mercedes-Benz.

Daimler menjelaskan bahwa langkah strategis ini dilakukan demi mengantisipasi permintaan mobil listrik di Cina pada masa depan. Member of the Board of Management of Daimler AG Hubertus Troska menjelaskan, lokalisasi produksi merupakan strategi penting Mercedes-Benz demi pengembangan berkelanjutan di Cina.

“Ekspansi kapasitas produksi BBAC nantinya membuat kami memenuhi perkiraan bertambahnya permintaan kendaraan penumpang premium di Cina, termasuk untuk mobil listrik,” ujarnya.

Cina pada 2017 kembali menjadi pasar terbesar bagi Mercedes-Benz dengan produksi 430 ribu unit, menjadikan BBAC pabrik Mercedes yang paling produktif sejagad. Jumlah ini berkontribusi 70 persen dari penjualan merek berlogo ‘Three-Pointed Star’ itu di sana.

Mobil listrik perdana dari Mercedes EQ yaitu sport utility vehicle (SUV) EQC dijadwalkan meluncur di Cina pada 2019. (Xan/Ari)



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support