Mercedes-Benz Setop Pengembangan Mesin Konvensional

Berita Otomotif

Mercedes-Benz Setop Pengembangan Mesin Konvensional

STUTTGART - Mercedes-Benz tidak lagi melakukan pengembangan mesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE).

Masa-masa indah untuk mesin konvensional sudah mendekati akhir, setidaknya untuk Daimler sebagai induk perusahaan dari Mercedes-Benz. Group Research and Mercedes-Benz Cars Development Markus Schaefer, seperti diwartakan Electrek pada akhir pekan ini, mengatakan mereka saat ini tidak mempunyai rencana melakukan riset dan pengembangan untuk mesin pembakaran internal generasi selanjutnya.

Pabrikan asal Jerman itu sendiri beberapa waktu lalu merilis generasi terbaru dari mesin konvensional mereka. Schaefer menjelaskan mereka sekarang fokus membuat sistem penggerak listrik.

Tapi, para pecinta mesin berbahan bakar minyak (BBM) jangan terburu-buru panik. Mercedes-Benz, menurut pria itu, mungkin masih akan melakukan pemutakhiran pada beberapa aspek suku cadang mesin konvensional generasi terkini untuk mengembangkan kemampuannya, baik dari aspek performa maupun konsumsi BBM.

Mobil listrik memang menjadi salah satu disrupsi di industri otomotif global saat ini. Salah satu pemicunya adalah kebijakan berbagai negara maju yang makin ramah lingkungan dan mengarahkan teknologi kendaran ke mobil listrik.

Jenis mesin diesel beserta bahan bakarnya pun kini sudah menjadi ‘musuh’ di banyak negara. Banyak negara maju yang telah menetapkan batas akhir penjualan mobil bermesin konvensional seperti Prancis dan India.

Ini mendorong banyak pabrikan otomotif untuk bergerak cepat mengembangkan mobil listrik. Salah satunya adalah Volkswagen (VW), yang dengan cukup radikal mengakselerasi target-target mereka untuk produksi serta penjualan mobil listrik.

Dari sisi pabrikan Jepang, ada Nissan yang menjadi pionir dengan meluncurkan mobil listrik pertama di pasar yakni Leaf pada 2010. Ada lagi Toyota, salah satu pabrikan otomotif terpopuler dunia yang awalnya lebih berpihak ke teknologi mobil hidrogen, pun akhirnya mau tak mau bergerak ke arah sama.

Indonesia baru mau menuju ke arah tersebut. Ini dimulai dari terbitnya Peraturan Presiden Nomoe 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan berisi insentif pajak bagi teknologi tersebut.

Toyota - Daihatsu sudah mengumumkan rencana produksi mobil hybrid pada 2022. Nissan membeberkan rencana meluncurkan Leaf pada 2020. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama

Xpander Edisi Khusus yang Makin Greget

Xpander Edisi Khusus yang Makin Greget

Video
Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia meluncurkan Xpander Black Edition dan Xpander Cross Rockfort Fosgate Black Edition yang tampil lebih ...

Komentar