Menperin Minta Truk Kelebihan Muatan Diberi Toleransi Hingga 2023

Berita Otomotif

Menperin Minta Truk Kelebihan Muatan Diberi Toleransi Hingga 2023

JAKARTA – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta target nihil truk kelebihan muatan atau dimensi (Over Dimension Over Load/ODOL) di jalan raya yang dicanangkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diundur hingga paling cepat 2023.

Seperti diketahui, Kemenhub sudah mengumandangkan bahwa target itu harus sudah bisa dicapai pada 2021. Kebijakan bernama ‘Zero ODOL’ tersebut dibuat karena truk-truk semacam ini yang masih banyak dioperasikan oleh para pengusaha berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas skala ringan hingga berat dan potensi kerugian negara karena kerusakan jalan.

Menperin, di sisi lain, meminta Kemenhub berkompromi. Hal ini diketahui dari Surat Edaran Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk Kemenhub bernomor 872/M-IND/12/2019 yang salinannya Mobil123.com dapatkan.

Di dalam surat edaran terkait target Zero ODOL, Agus pada poin pertama menekankan terlebih dahulu bahwa pihaknya sebenarnya mendukung kebijakan itu. Pasalnya, ini merupakan bentuk penegakan hukum terhadap peraturan perundangan yang berkaitan dengan lalu lintas dan angkutan barang dengan tujuan meminimalisir dampak buruknya.

Pada poin kedua, ia menyinggung soal begitu tergantungnya sektor logistik plus distribusi bahan baku maupun industri terhadap moda transportasi darat yaitu truk. Ini karena moda transportasi laut serta perkeretaapian hingga kini belum mampu mengurangi beban dari transportasi darat tersebut.

Dengan dasar itu, pada poin ketiga, Agus menyebut dampak pemberlakuan kebijakan Zero ODOL pada 2021 cenderung akan menurunkan daya saing industri nasional. Para pengusaha, menurutnya, membutuhkan waktu transisi.

“Penambahan jumlah angkutan akan memerlukan tambahan waktu dan investasi, menambah kemacetan, meningkatkan kebutuhan bahan bakar, meningkatkan emisi CO2, berpotensi meningkatkan kecelakaan mengingat masih banyak infrastruktur jalan yang belum selesai, dan terutama meningkatkan biaya logistik cukup besar sebagaimana pendalaman yang dilakukan bersama pelaku industri nasional,” papar dia.

Oleh sebab itu, Agus meminta Kemenhub mengundurkan batas waktu penerapan Zero ODOL selama dua sampai empat tahun dari rencana semula. Ia menyarankan tahun penerapannya adalah antara 2023 – 2025. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support