Melintasi Jalur Offroad dengan Jip Tua Mahindra

Panduan Pembeli

Melintasi Jalur Offroad dengan Jip Tua Mahindra

IGATPURI – Mahindra memang tidak tanggung-tanggung dalam mengembangkan kendaraan 4x4 milik mereka.

Di Igatpuri, mereka memiliki fasilitas khusus yang digunakan untuk menguji perfoma dari kendaraan 4x4. Ada banyak medan yang bisa dilewati dan tidak semua kendaraan sanggup untuk meladeni trek di fasilitas tersebut. Mahindra pun memberi kesempatan pada Mobil123 untuk menjajal salah satu kendaraan unggulan mereka, Mahindra Thar.

Menariknya, bukanlah Mahindra model terbaru namun kendaraan-kendaraan yang terbilang sudah cukup tua untuk kami jajal. Setiap kendaraan pun memiliki kondisi yang berbeda-beda.

“Semua kendaraan memiliki kondisi yang relatif baik dan memiliki kemampuan untuk menghadapi kondisi trek di sini. Jangan takut dan percaya pada kendaraan,” tegas Manish, instruktur Mahindra Adventure.

Trek pertama yang kami hadapi adalah turunan curam. Di lokasi ini, Mahindra Thar yang kami gunakan dipaksa untuk menuruni turunan curam dengan mengandalkan engine break.

“Masukkan tuas sistem penggerak 4L, masukkan perseneling ke gear 1, jangan injak kompling dan pedal rem. Biarkan mobil melaju dengan sendirinya,” ungkap Manish.

Ia pun menambahkan bahwa bila memang harus melakukan pengereman sebaiknya dilakukan secara perlahan. Ini karenakan ketika jalan menurun, distribusi berat kendaraan akan beralih ke depan dan berisiko ban belakang terkunci.

Benar saja, mobil dapat melaju dengan pelan dan mampu merayap pada turunan dengan kecepatan yang teratur. Tidak terlalu cepat dan masih mudah untuk dikendalikan dan pedal rem nyaris tidak ditekan.

Rute kedua lebih menantang. Di sini treknya menanjak curam dan harus mengikuti arahan untuk mendapatkan rute paling tepat. Pengemudi juga harus tahu kapan untuk mengindak gas dalam-dalam atau mundur mencari rute baru.

“Untuk rute ini, bila mobil sudah tidak bisa menanjak, maka sebaiknya mundur dulu untuk mendapatkan traksi. Bila memaksakan, ban hanya akan menggali tanah dan mobil tidak akan maju,” terang Manish.

Kami pun mengikuti apa yang Ia sarankan. Ketika mobil memasuki kubangan dan tidak bisa bergerak naik, kami pun mundurkan mobil hingga cukup untuk membawa mobil ke kecepatan dan torsi yang sesuai agar dapat menanjak.

Trek terakhir adalah jalur berlumpur. Boleh dikatan trek ini tidak sesulit dengan trek kedua. Hanya saja, pelu kesabaran karena ban tidak mendapat traksi yang sesuai untuk melintasi jalan.

“Sama seperti di trek kedua, jangan terus menerus menekan pedal gas bila sudah tidak bisa maju. Lebih baik mundur untuk mendapatkan traksi ban. Arahkan ban ke kanan dan kiri untuk mendapatkan lebih banyak traksi kendaraan,” tegasnya.

Teknik tersebut dilakukan berulang hingga mobil bisa melalui kubangan.

Pengujian 4x4 ini diharapkan bisa memberikan sensasi ketangguhan mobil Mahindra. Terlebih, Mahindra Scorpio Pik Up yang diluncurkan di Indonesia merupakan kendaraan 4x4. Mahindra pun ingin menunjukkan bahwa perfoma kendaraan 4x4 mereka tidak dapat dipandang sebelah mata. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support