Ini yang Buat MPV Mahindra Sulit Terjual Jika Masuk Indonesia

Berita Otomotif

Ini yang Buat MPV Mahindra Sulit Terjual Jika Masuk Indonesia

MUMBAI – MPV Mahindra bernama Marazzo saat ini baru hadir dengan pilihan mesin diesel dan transmisi manual disebabkan mobil tersebut memang untuk pasar India. Harus ada pilihan varian mesin bensin dan transmisi otomatis jika ingin dijual di Indonesia.

Di India sendiri masyarakatnya memang lebih menyukai mesin diesel dan transmisi manual karena dinilai lebih murah ketimbang mesin bensin bertransmisi otomatis. Kondisi tersebut sudah membudaya hingga sekarang meski sebenarnya kondisi otomotif India dinilai sudah sedikit berubah.

“Dulu diesel memang jauh lebih murah ketimbang mobil bermesin besin. Tapi sekarang bedanya tidak banyak, hanya sekitar 10 persen. Diesel juga dinilai lebih irit konsumsi bahan bakarnya,” ungkap ungkap Joydeep Moitra, Head of International Operations, Mahindra & Mahindra Ltd.

Tak hanya itu, masyarakat India juga lebih terbiasa untuk menggunakan transmisi manual ketimbang transmisi otomatis. Inilah yang menjadikan mereka lebih memilih untuk meluncurkan Mahindra Marazzo bermesin diesel dan transmisi manual ketimbang mesin bensin bertransmisi otomatis.

“Masyarakat India sangat sensitif terhadap efisiensi bahan bakar dan biaya operasional sebuah kendaraan,” tambahnya kemudian.

Meski demikian, Ia tidak menampik bahwa kini pihaknya sedang mengembangkan mesin bensin bertansmisi otomatis. Pengembangan kendaraan tersebut diperlukan waktu sekitar dua hingga tahun dan rencanaya akan langsung disematkan di Marazzo.

Salah satu negara yang akan mendapatkan model tersebut adalah Indonesia, pasar terbaru bagi Mahindra. Dengan adanya pilihan mesin bensin dan transmisi otomatis diharapkan Mahindra Marazzo bisa menjadi salah satu pilihan MPV baru di Tanah Air dan bersaing langsung dengan MPV asal Jepang dan Cina. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar