Mazda pun Melirik Pasar Mobil Listrik di Indonesia

Berita Otomotif

Mazda pun Melirik Pasar Mobil Listrik di Indonesia

JAKARTA – Mazda melirik kemungkinan menjual mobil listrik di Indonesia. Studi mendalam sedang mereka lakukan.

Sekadar mengingatkan, pada Oktober 2021 insentif – insentif fiskal maupun nonfiskal bagi kendaraan listrik mulai berlaku di Indonesia. Segala insentif ini ditujukan bagi mobil maupun sepeda motor berteknologi hybrid, plug-in hybrid (PHEV), maupun 100 persen baterai.

Untuk mendapatkan insentif tersebut, pemerintah mensyaratkan perakitan lokal dalam jangka waktu tertentu.

Berbagai mobil dengan teknologi elektrifikasi mulai lebih sering mengaspal di Indonesia mulai 2019, meski insentif belum hadir. Jika melihat 2020 saja, berdasarkan catatan Mobil123.com, ada peluncuran Toyota Prius PHEV untuk pasar fleet, Toyota Corolla Cross hybrid, Nissan Kicks e-Power, Hyundai Ioniq, Hyundai Kona EV, Lexus UX 300e.

Mazda, di sela-sela sesi tanya-jawab konferensi pers virtual peluncuran CX-5 dan CX-9 facelift pada Selasa (9/3/2021), tidak memungkiri ketertarikan mereka terhadap pasar mobil listrik di Nusantara.

“Untuk saat ini kami hanya bisa bilang sedang melakukan studi mendalam, untuk bisa mendatangkan mobil listrik di Indonesia. Semua ini sedang digodok dan dimatangkan di kantor pusat Mazda Corporation di Jepang,” ucap Erik Pascanugraha, General Managers Operation PT. Eurokars Motor Indonesia (EMI).

Mazda sementara ini hanya punya satu mobil listrik murni yaitu MX-30. Ada pula model – model hybrid untuk pasar lokal Jepang.

Mazda MX-30, Mobil Listrik Pertama Mazda

Entah berkorelasi dengan keterangan Erik soal mobil listrik atau tidak, yang pasti eksekutif Mazda di negeri ini sejak 2019 sudah mengungkapkan studi internal mengenai produksi lokal. Ini mereka lakukan bersama dengan Mazda Motor Corporation sebagai prinsipal.

Opsinya adalah membangun pabrik sendiri atau memanfaatkan fasilitas perakitan milik pihak lain.

Sayang, ketika Mobil123.com tanyakan mengenai perkembangan studi itu, Mazda menolak menjawab.

“Soal itu akan dijawab pada kesempatan yang lain,” pungkas Fedy Dwi Parileksono selaku Head of Public Relations and Media Communications EMI.

Pabrikan otomotif yang bermarkas di Hiroshima, Jepang tersebut sekarang mengimpor utuh (Completely Built-Up) seluruh model yang dijual di Indonesia.

Mereka sempat bekerja sama dengan Suzuki Indonesia menjual VX-1 pada 2013, tapi kemudian terhenti pada 2017. VX-1 merupakan versi rebadge (ganti logo) dari MPV rakitan lokal Suzuki Ertiga.

Dalam sebuah wawancara pada awal 2020, eksekutif Mazda mengaku tidak punya rencana menjual MPV murah lagi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar