Masih Penjajakan, Ekspor Mobil Perdesaan ke Nigeria 3 Unit Dulu

Berita Otomotif

Masih Penjajakan, Ekspor Mobil Perdesaan ke Nigeria 3 Unit Dulu

JAKARTA – Jumlah mobil perdesaan yang dikirim ke Nigeria untuk tahap awal masih amat sedikit. Pembeli di negara tersebut akan melihat terlebih dahulu tipe mobil perdesaan mana yang paling cocok.

Seperti diberitakan pada akhir Agustus 2020, mobil perdesaan yang disebut juga sebagai AMMDes (Alat Mekanis Multiguna Perdesaan) itu telah diekspor ke Nigeria. Adapun unit yang dikirim adalah tipe Pengupas Padi, Penepung Tapioka serta Pengolah Garri.

Jumlah unitnya sendiri baru diberitahukan belakangan oleh Rio Sanggau selaku Chief Executive Marketing PT. Astra Otoparts. Menurutnya, untuk batch pertama jumlah ekspornya 3 unit dulu atau satu unit untuk masing-masing tipe.

“Jadi, nanti  kami melihat penerimaan mereka seperti apa dan untuk jenis produk yang mana,” ucap dia kepada Mobil123.com via pesan singkat pada Rabu (2/9/2020).

Sekadar mengingatkan mobil perdesaan atau AMMDes merupakan produksi dari PT. Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI). KMWI kini dimiliki sepenuhnya oleh PT. Velasto Indonesia, anak perusahaan dari PT. Astra Otoparts.

Kendaraan tersebut dirancang untuk membantu ekonomi perdesaan dan sejauh ini telah dikembangkan menjadi 16 tipe untuk memfasilitasi 16 kegiatan usaha. Misalnya saja untuk dipasangkan penjernih air, pompa irigasi pertanian, hingga menjadi ambulance feeder. Selain itu, ada rencana ekspor ke 49 negara.

Pada masa pandemi, mobil perdesaan juga turut membantu. Kendaraan ini disulap menjadi mobil penyemprot disinfektan khususnya untuk daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Nigeria menjadi negara tujuan ekspor pertama yang mereka umumkan secara resmi. Ketika ditanyakan mengenai negara selanjut yang menjadi sasaran, Rio tidak menjawab.

Rio lanjut menjelaskan bahwa AMMDes memiliki aplikasi unik yang bisa disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat. Karena itulah, Nigeria tertarik.

“Berbeda dengan Indonesia yang kebanyakan bertanam padi, di Nigeria kebanyakan mereka bertanam singkong yang akan diolah jadi tepung dan garri sebagai makanan pokok mereka. Padi di sana ada, tapi tindak sebanyak singkong,” papar mantan eksekutif PT. Astra Daihatsu Motor tersebut. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar