Leasing Mulai Percaya Diri, DP Kredit Mobil Tak Lagi 40 Persen

Berita Otomotif

Leasing Mulai Percaya Diri, DP Kredit Mobil Tak Lagi 40 Persen

JAKARTA – Pihak leasing (perusahaan pembiayaan) lebih berani menggarap pasar otomotif, di masa ‘new normal’ pandemi virus Corona. Down payment (DP/uang muka) kredit mobil mulai mereka turunkan kembali.

Tak berapa lama setelah pandemi memukul Indonesia pada awal Maret 2020, penjualan mobil dilaporkan anjlok dan perusahaan-perusahaan pembiayaan meningkatkan kewaspadaan dengan mengetatkan kredit kendaraan bermotor. Alhasil, DP kredit mobil membubung tinggi hingga 30 – 40 persen.

Akan tetapi, kebijakan tersebut berubah memasuki periode ‘new normal’ (hidup normal dengan norma-norma baru di tengah pandemi) mulai awal Juni. Para leasing, menurut salah satu eksekutif agen pemegang merek (APM) mobil, sudah lebih percaya diri untuk melonggarkan DP hingga ke persentase normal.

“Sebagian besar leasing yang kami gunakan sudah dapat memberikan DP di kisaran 20 – 25 persen. Bahkan ada yang hingga 15 persen untuk konsumen tertentu. Hal tersebut pasti semakin meringankan pembiayaan dan turut mendorong penjualan saat ini,” kata Yusak Billy selaku Marketing, Sales, and Business Innovation PT. Honda Prospect Motor (HPM) kepada Mobil123.com pada Kamis (9/7/2020) kemarin via pesan singkat.

Penjualan Honda pada Juni 2020 sendiri meroket hingga 93 persen dibanding sebulan sebelumnya menjadi 2.488 unit, antara lain didorong oleh pelonggaran leasing yang memicu performa Low Cost Green Car (LCGC) mereka Brio. Meski begitu, secara volume raihan Honda masih amat jauh dari yang biasa mereka dapat per bulan.

Salah satu leasing terkemuka di Indonesia membenarkan informasi pelonggaran DP kredit kendaraan bermotor di masa new normal, dengan tetap mempraktikkan prinsip kehati-hatian. DP mereka akui sudah turun, meski persentase rincinya tak disebutkan.

“Benar, di masa new normal, Mandiri Utama Finance (MUF) sudah buka keran perlahan-lahan,” ucap Yanto Tjia, Marketing SVEPMUF dalam konferensi pers virtual MUF Online Auto Show.

MUF sendiri, lanjut Yanto, lebih fokus pada kendaraan pribadi. Semua segmen di dalamnya mereka garap, tapi perhatian terbesar adalah untuk segmen LCGC.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah merevisi target penjualan mobil baru di Tanah Air pada 2020 gara-gara pandemi, dari 1,050 juta menjadi 600 ribu unit. Pada 2019, penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) nasional mencapai 1,030 juta unit. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar