Efek Pandemi, Pembeli Mobil Daihatsu Secara Tunai Capai Rekor Tertinggi

Berita Otomotif

Efek Pandemi, Pembeli Mobil Daihatsu Secara Tunai Capai Rekor Tertinggi

JAKARTA – Pandemi virus Corona (Covid-19) menyebabkan berbagai cerita di pasar otomotif, baik itu kisah negatif dan memprihatinkan maupun yang menarik. Salah satu fakta unik akibat pandemi datang dari Daihatsu.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and CR Division Head PT. Astra International – Daihatsu Sales Operation (AI – DSO) menyatakan bahwa komposisi konsumen yang membeli secara kredit dan tunai untuk merek tersebut selama ini di atas 70 persen. Pada 2019, misalnya, perbandingannya adalah 75 persen dan 25 persen.

Akan tetapi, pandemi mengubah komposisi tersebut secara cukup signifikan bagi Daihatsu. Pada Mei kemarin, yang notabene bulan ketiga terjadinya pandemi di Tanah Air, pembelian secara kredit di bawah 70 persen.

“Tiga bulan periode pandemi, sekarang pembelian tunai di kami 32 persen. Kredit 68 persen. Jadi yang bayar tunai naik 7 persen, sebaliknya untuk kredit turun 7 persen. Ini cukup signiikan,” tegas Hendrayadi dalam diskusi virtual mengenai kondisi pasar Januari – Mei 2020 pada pekan lalu secara virtual.

Perbandingan tersebut, menurut dia, belum pernah terjadi sebelumnya. Komposisi pembelian secara tunai saat ini adalah yang terbanyak sepanjang sejarah mereka di Indonesia.

“Ini perbandingan antara tunai dan kredit yang paling besar. Belum pernah terjadi periode-periode lalu,” tukas dia.

Rekor tersebut, lanjut Hendrayadi, menunjukkan bahwa di masa pandemi, para pembeli mobil kini adalah mereka yang memiliki uang tunai dan berdaya beli kuat. Pasalnya, daya beli masyarakat kebanyakan di masa pandemi terpukul oleh seretnya bisnis perusahaan tempat mereka bekerja.

Hal ini masih ditambah lagi dengan ketatnya seleksi leasing (pembiayaan kredit). Hendrayadi menyebut bahwa mereka beruntung punya value chain (rantai bisnis) kuat di Grup Astra yang cukup membantu di masa sulit pandemi.

Penjualan Daihatsu sendiri sedang bonyok, seperti juga pasar otomotif nasional, gara-gara efek Corona. Transaksi jual – beli secara retail (dari dealer ke konsumen) pada Januari – Mei 2020 berjumlah 48.019 unit, drop 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year).

Penjualan retail mobil secara keseluruhan turun 40 persen year on year menjadi 260.716 unit.

Secara wholesales (dari pabrik ke dealer), transaksi jual – beli Daihatsu drop 39 persen pula menjadi 49.443 unit. Adapun penjualan wholesales mobil untuk semua merek turun 41 persen menjadi 248.310 unit. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar