Kenali Kode Kerusakan pada Yamaha Nmax

Berita Otomotif

Kenali Kode Kerusakan pada Yamaha Nmax

JAKARTA – Yamaha Nmax memiliki beberapa kode untuk mengetahui jenis kerusakan yang dialami oleh mesin.

Sekedar mengingatkan, Yamaha Nmax menggunakan sistem injeksi untuk menyalurkan bahan bakar ke ruang bakar. Hal ini membuat proses pembakaran mesin lebih sempurna terlebih prosesnya diatur oleh ECU (Electronic Control Unit).

ECU berfungsi untuk mengatur semua proses pembakaran mesin. Jika terdapat masalah pada mesin, perangkat elektronik tersebut akan mengirimkan informasi melalui panel instrumen, berupa kode-kode. Kode ini memudahkan para mekanik mendeteksi masalah yang terdapat pada mesin.

Namun tidak ada salahnya jika konsumen mengetahui kode-kode kerusakan mesin. Dengan mengetahui kode ini, konsumen bisa mengetahui apa yang terjadi pada kendaraan dan meminimalisir dikelabui oleh oknum mekanik nakal.
Kode Kerusakan Yamaha Nmax

Berikut ini kode-kode kerusakan yang ditanamkan pada ECU Yamaha Nmax :

  • 12 : Crankshaft Error
  • 13 : Intake air pressure
  • 14 : intake air pressure (macet)
  • 15 : TPS (Throttle Position Sensor) {short}
  • 16 : TPS (Throttle Position Sensor) {rusak}
  • 19 : side stand (error)
  • 21 : coolant tempat sensor
  • 22 : intake temperature sensor
  • 24 : 02 sensor
  • 37 : ISC (Idle Speed Control) valve
  • 39 : Injector
  • 42 : speed sensor
  • 44 : error Eeprom
  • 46 : pengisian tidak normal
  • 50 : memory ecu rusak
  • 61 : ISC (Idle Speed Control) rusak
  • 79 : terlalu banyak udara masuk
  • 84 : solenoid VVA (Variable Valve Actuation)

Intinya melakukan perawatan motor secara berkala meminimalisir terjadinya kerusakan. Untuk diketahui melakukan perawatan di bengkel resmi juga menjadi salah satu jaminan mesin kendaraan tetap prima. Paling tidak garansi masih berlaku jika melakukan perawatan di bengkel resmi.

“Kalau service di bengkel resmi, biasanya mekanik langsung tahu masalahnya karena menggunakan YDT (Yamaha Diagnostic Tools). Kode-kode kerusakan ada beberapa konsumen yang sudah tahu, tapi tidak semua bisa memperbaiki,” ucap Slamet Kasianom, Senior Technical PT Yamaha Indonesia Motor Manuacturing (YIMM). [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar