Ini Titik Penyekatan di Jalan Tol Selama Larangan Mudik Berlangsung

Berita Otomotif

Ini Titik Penyekatan di Jalan Tol Selama Larangan Mudik Berlangsung

KARAWANG – PT Jasa Marga menyiapkan sejumlah titik penyekatan di Jalan Tol yang mereka kelola.

Titik penyekatan ini dilakukan untuk memberi tindakan terhadap mereka yang tetap nekat pulang kampung setelah larangan mudik diberlakukan. Dengan demikian diharapkan aturan larangan mudik dapat berjalan efektif.

Berdasarkan akun resmi Facebook Jasa Marga disebutkan ada empat titik penyekatan yang mereka buka. Titik tersebut terdapat di jalan tol Jakarta-Tangerang arah Banten di wilayah Bitung (KM 26). Kemudian Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek di Cikarang Barat (KM 28) dan arah Jakarta di wilayah Karawang Barat (KM 47). Titik selanjutnya berada di jalan Tol Solo-Ngawi arah Jawa Timur wilayah Ngawi (KM 579).

Tak hanya itu, Tol Layang Jakarta-Cikampek II juga telah ditutup sementara sehingga pengguna jalan tol hanya bisa menggunakan lajur bawah.

Penyekatan dilakukan oleh personil Kepolisian dan Kementerian Perhubungan. Sementara Jasa Marga menyiapkan dukungan berupa rambu lalu lintas dan petugas untuk kanalisasi lajur titik pengendalian transportasi.

Pembatasan keluar masuknya kendaraan pribadi dan angkutan penumpang dilakukan dengan cara diarahkan kembali ke wilayah asalnya. Mereka akan dikeluarkan di gerbang tol terdekat dan diarahkan agar tidak melajutkan perjalananya. Hanya kendaraan kendaraan dinas, petugas, ambulans, pemadam kebakaran dan angkutan logistik yang tetap dapat melalui titik penyekatan ini.

Sebelumnya disampaikan diberitakan bahwa sejumlah masyarakat sudah mencuri start mudik ke kampung halaman sebelum larangan resmi diberlakukan. Padahal larangan mudik dilakukan guna mengurangi risko penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar