Info Mudik 2018: Strategi Jasamarga Antisipasi Arus Balik

Berita Otomotif

Info Mudik 2018: Strategi Jasamarga Antisipasi Arus Balik

JAKARTA – Jasamarga mempersiapkan langkah antisipasi untuk mengatasi kepadatan lalu lintas saat arus balik mendatang.

Puncak arus balik diperkirakan akan mulai hari ini tanggal 19 dan 20 Juni 2018. Meski demikian Jasamarga mengklaim bahwa sejumlah langkah antisipasi akan dilakukan mulai dari tanggal 17 hingga 21 Juni 2018.

Langkah antisipasi tersebut adalah dengan melakukan pengaturan distribusi lalu lintas. Jasamarga mengklaim adanya penambahan hari cuti bersama dan program diskon tarif tol bisa mengendalikan distribusi lalu lintas, karena pengguna jalan tol memiliki pilihan waktu untuk arus balik.

Selanjutnya adalah mengoptimalisasi kapasitas lajur gerbang maupun rest area. Peningkatan kapasitas untuk rest area diantaranya melalui pemasangan alat Rest Area Monitoring System (RAMS) dan penambahan parking bay di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Sedangkan untuk lajur, peningkatan kapasitas salah satunya melalui pemberlakuan contraflow di Jalan Tol Jakarta Cikampek atas diskresi kepolisian. Jalan Tol Jakarta-Cikampek memiliki 2 wilayah pemberlakuan contraflow yaitu wilayah timur mulai dari GT Cikarang Utama (km 30) hingga Km 65 dan wilayah barat mulai dari GT Cikarang Utama (km 30) hingga km 21. Jasamarga juga menyiapkan 15 mobile reader untuk mempercepat transaksi di gerbang tol.

Langkah ketiga adalah mempercepat penanganan gangguan di lajur. Jasamarga telah menyiapkan petugas siaga di lapangan, armada pendukung operasional dan 2 motor patroli untuk memantau pemberlakuan contraflow.

"Untuk arus balik, kami telah mengantisipasi untuk titik rawan kepadatan, utamanya di Tempat Istirahat dan Pelayanan di km 62 dan km 42. Kami koordinasikan dengan pihak Kepolisian terkait pemberlakuan contraflow untuk mengantisipasi kepadatan jelang akses masuk rest area," ujar Raddy R Lukman, General Manager Cabang Jakarta-Cikampek.

Sementara itu Kementerian Perhubungan juga telah melakukan sejunlah langkah antisipasi berupa pembatasan kendaraan jenis truk melewati jalan tol mulai tanggal 22-24 Juni 2018. Namun, untuk lebih meningkatkan efektivitasnya, mulai tanggal 18-20 Juni, Kemenhub juga akan menerbitkan imbauan untuk truk tidak melintas di jalan tol saat prediksi puncak arus balik. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar