Gara-gara Banyak Anak Meninggal dalam Mobil, Hyundai Sematkan Fitur Ini

Berita Otomotif

Gara-gara Banyak Anak Meninggal dalam Mobil, Hyundai Sematkan Fitur Ini

CALIFORNIA - Hyundai akan membuat sistem peringatan untuk penumpang agar tidak ada lagi kasus anak tertinggal di dalam mobil.

Produsen mobil asal Korea Selatan ini berencana untuk menjadikan fitur ini sebagai standard di sebagian besar kendaraannya yang dijual di Amerika Serikat pada tahun 2022. Fitur ini pun diklaim Hyundai sebagai salah satu inovasinya untuk meningkatkan kualitas keselamatan mobilnya.

Saat ini, logika paling dasar adalah sensor akan mendeteksi apakah pintu belakang dibuka atau ditutup sebelum kendaraan dinyalakan. Jika ada gerakan tersebut, maka sistem akan mengingatkan pengemudi untuk memeriksa kursi belakang ketika mereka keluar dari kendaraan.

Teknologi tersebut terbilang sederhana sehingga bukan tidak mungkin Hyundai bisa memenuhinya di tahun 2022. Hyundai Sonata 2020 pun dikabarkan akan menjadi model pertama yang memiliki fitur ini.

Selain itu, Hyundai juga bisa menggunakan teknologi lebih canggih yang memanfaatkan ultrasonik. Dengan ini, Hyundai menggabungkan sistem logika pintu dengan sensor ultrasonik yang dapat mendeteksi gerakan anak-anak dan hewan peliharaan di baris kedua. Bila ada gerakan terdeteksi setelah pengemudi keluar dari kendaraan dan mengunci pintu, maka klakson akan menyala dan mengirimkan peringatan ke ponsel pemiliknya.

Fitur yang menggunakan sistem ultrasonik ini telah dikenalkan sebagai perangkat tambahan pada Santa Fe 2019. Rencananya, fitur ini akan menjadi standard pada Santa Fe 2020 dan Palisade.

Berdasarkan data dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), tahun ini saja sudah ada sekitar 20 anak meninggal dunia karena tertinggal oleh orang tuanya di dalam mobil. Tahun lalu, sedikitnya 52 anak meninggal karena kasus serupa. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar