Honda Masih Yakin Bisa Jual 149 Ribu Mobil Hingga Akhir 2019

Berita Otomotif

Honda Masih Yakin Bisa Jual 149 Ribu Mobil Hingga Akhir 2019

TANGERANG – Honda masih percaya diri mampu meraih target penjualan yang mereka tetapkan tahun ini.

Yusak Billy selaku Business Innovation, Sales, and Marketing Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan target penjualan retail (dari dealer ke konsumen) pada 2019 adalah 149 – 150 ribu unit. Melihat capaian pada Januari – November, ia yakin volume tersebut masih bisa digapai.

“Kemarin (November) kami bisa tembus 13 ribu unit. Masih ada satu bulan lagi. Kalau dapat 13 ribu unit juga, 149 ribu unit bisa masuk,” ucapnya pada akhir pekan lalu di Serpong, Tangerang.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang baru memperlihatkan capaian Januari – Oktober 2019, Honda membukukan penjualan retail 122.066 unit atau turun 8,8 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Sementara itu, total pasar mobil nasional mencapai 847.164 unit atau turun 10,4 persen.

“Retail kami turun 8,8 persen. Total nasional turunnya 10,4 persen. Penurunan kami masih di bawah pasar jadi pangsa pasar kami naik,” tukas Billy menyinggung penguasaan pasar yang meningkat sedikit dari 14,2 menjadi 14,4 persen.

Jika capaian Honda pada 10 bulan pertama ditambah dengan raihan November, jumlahnya menjadi sekitar 135 – 136 ribu unit. Dengan demikian, pabrikan asal Jepang ini memang hanya butuh volume yang sama pada Desember ini untuk mencapai target.

Target 149 – 150 ribu unit sendiri masih berada di bawah hasil tahun lalu. Pada 2018 penjualan retail mereka berjumlah 162.956 unit, melesu hingga 10 persen ketimbang 2017.

Ini artinya pada penghujung 2019 nanti ada potensi penurunan 7 – 8 persen bagi Honda.

Pasar otomotif sendiri kini sedang kurang bergairah karena efek gonjang-ganjing Pemilihan Presiden 2019 dan kondisi ekonomi yang kurang baik. Gaikindo sampai harus merevisi proyeksi pasar mobil 2019 dari awalnya stagnan 1,1 juta unit menjadi 1 juta unit saja.

Di semester kedua juga banyak demonstrasi terjadi karena revisi UU KPK maupun Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Namun, Honda merasa penjualan mereka lebih baik di paruh kedua daripada paruh pertama.

“Pada Juli dan seterusnya program penjualan kami tambah menarik. Purnajual kami kualitasnya juga meningkat. Kami fokus pada kualitas terhadap purnajual,” jelas Billy menjelaskan alasannya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support