Geger Geneva Motor Show Batal karena Virus Corona, IIMS 2020 Masih On Schedule

Berita Otomotif

Geger Geneva Motor Show Batal karena Virus Corona, IIMS 2020 Masih On Schedule

JAKARTA - Indonesia International Motor Show (IIMS) 2020 masih on schedule alias belum ada rencana untuk ditunda atau batalkan karena mewabahnya virus Corona.

Virus Corana yang sudah dinyatakan outbreak atau mewabah ke suluruh dunia berimbas langsung ke dunia otomotif. Setelah Beijing Motor Show 2020 dibatalkan, kini giliran salah satu pameran otomotif paling bergengsi di dunia Genewa Motor Show 2020 dinyatakan dibatalkan.

Pihak penyelenggara khawatir jika virus berkode COVID-19 akan semakin parah penyebarannya di Swiss. Hal ini karena sudah dipastikan sejumlah kasus telah dinyatakan positif, Pemerintah Swiss langsung mengambil tindakan tegas dengan melarang gelaran acara berskala besar di negaranya termasuk Genewa Motor Show yang sedianya akan berlangsung 3 Maret - 15 Maret 2020. 

Lalu bagaimana dengan IIMS 2020 ?.

Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo selaku penyelenggara menyatakan sejauh ini IIMS 2020 masih belum ada perubahan atau tetap akan diselenggarakan pada 9 April - 19 April 2020 di JiExpo Kemayoran, Jakarta. Namun demikian pihaknya masih mengikuti perkembangan yang terjadi di dunia termasuk di Indonesia.

"Untuk sementara IIMS 2020 masih on schedule, kita terus mengikuti perkembangan dan himbauan dari pemerintah. Dyandara akan mematuhi semua keputusan yang akan dikeluarkan oleh pemerintah menyangkut wabah virus Corona," ujar pria yang akrab disapa Kohen ini melalui hubungan telepon kepada Mobil123.

Kohen menambahkan, Dyandara sendiri sudah melakukan pembatalan pameran furniture, Indonesia Furniture Expo yang sedianya bakal diselenggarakan pada 12 Maret - 15 Maret 2020. Hal ini terkait dengan pola bisnis dari pameran tersebut di mana meski 100 peserta atau exebitor dari lokal namun para buyers 90 persen justru dari luar negeri.

"Karena melibatkan banyak buyer dari luar negeri, ini tentu beresiko. Untuk amannya maka IFEX kami batalkan," jelas Kohen.

Sementara itu kohen menyatakan jika pola bisnis pameran otomotif seperti IIMS punya perbedaan. Karena meski para peserta didominasi oleh brand dunia atau berasal dari luar negeri, namun semua kegiatan industri telah dilakukan secara lokal di Indonesia. Ekspatriat atau pekerja yang berasal dari dari negeri tergolong sedikit dan rata-rata para Agen Pemegang Merek (APM) sudah melakukan screening terhadap pekerjanya.

"Selain itu hampir seratus persen pengunjung dan buyers dari IIMS adalah orang lokal. Jadi selama belum dinyatakan bahaya seharusnya tidak ada masalah untuk menyelenggarakan pameran. Jadi sekali lagi saya nyatakan IIMS 2020 masih on schedule," papar Kohen.

Sampai berita ini diturunkan, pemerintah menyatakan bahwa Indonesia masih aman dari penyebaran virus Corona. Nantikan kabar dan perkembangan selanjutnya. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar