Wabah Corona Belum Rusak Jadwal New York Auto Show 2020

Berita Otomotif

Wabah Corona Belum Rusak Jadwal New York Auto Show 2020

NEW YORK - Pihak penyelenggara New York Auto Show 2020 menyatakan masih belum ada rencana membatalkan pameran karena dampak virus Corona.

Dunia dalam status siaga atau darurat virus Corona. Beberapa negara terutama yang telah terindentifikasi terpapar virus berkode COVID-19 melakukan beragam langkah-langkah untuk meminimalisir penyebarannya, seperti contohnya melakukan pembatalan acara-acara besar yang melibatkan banyak orang, termasuk pameran otomotif.

Yang baru saja menjadi berita, industri otomotif dunia geger saat salah satu pemeran bergengsi Genewa Motor Show 2020 dinyatakan dibatalkan. Acara yang sedianya berlangsung mulai 5 Maret 2020 ini urung terlaksana karena kondisi penyebaran Corona di Swiss.

Jauh hari sebelumnya, Beijing Motor Show 2020 yang harusnya diselenggarakan 21 April - 30 April dibatalkan. Sementara di Indonesia, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2020 masih dinyatakan on schedule dan rencananya tetap akan berlangsung 9 April - 19 April 2020.

Pameran bergengsi dunia yang juga masih menyatakan kesiapannya adalah New York Auto Show 2020. Sampai sejauh ini pihak penyelenggara pameran menyatakan masih on schedule akan melalukan pembukaan pada 8 April 2020.

"Kami terus bergerak maju dengan rencana untuk membuka pameran sesuai jadwal," ungkap pihak penyelenggara New York Auto Show 2020. 

Pihak penyelenggara juga menegaskan bahwa mereka juga sedang menjalin komunikasi dengan pejabat negara bagian dan lokal. Ini tentu termasuk dengan venue pameran di Jacob K. Javits Convention Center.

"Javits Center sendiri mengambil tidakan untuk mencegah penyebaran virus ini. Mereka tentu akan melakukan langkah terbaik untuk melindungi peserta dan pengunjung pameran. Langkah-langkah ini termasuk program pembersihan dan disinfeksi yang ditingkatkan serta kampanye penyadaran," jelas pihak penyelenggara New York Auto Show 2020.   

Dalam kesempatan ini penyelenggara juga menyatakan keprihatinannya kepada Genewa Motor Show. Sementara Asosiasi Dealer Otomotif New York juga menyatakan keprihatinannya.

“Kami juga bersimpati terhadap para pembuat mobil dunia yang telah terkena dampak dari serangkaian keadaan tidak terduga ini,” kata perwakilan Asosiasi Dealer Otomotif New York.

Di sisi lain, berbeda dengan Genewa Motor Show, kondisi berbeda terjadi di New York Auto Show. Tidak seperti Swiss, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), COVID-19 saat ini tidak menyebar di Amerika Serikat. 

CDC sendiri mengatakan pada 26 Februari ada 15 kasus COVID-19 di Amerika Serikat. Terbaru mereka sedang menyelidiki kasus yang terjadi di California dengan teridentifikasinya seseorang terpapar Corona. 
Anehnya orang ini sama sekali tidak memiliki riwayat perjalanan yang mencurigakan atau terpapar dari pasien lain. Dalam hal ini kesempulan kecil yang dapat diambil bahwa meski risiko penyebaran Corona di Amerika Serikat masih tergolong rendah, namun kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.

Sampai berita ini diturunkan, CDC merekomendasikan masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan standar. Di antaranya adalah tetap tinggal di rumah jika sedang sakit, menutup mulut saat batuk atau bersin dan mencuci tangan dengan sabun serta air selama setidaknya 20 detik. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar