Kata Elon Musk, Tak Perlu jadi Sarjana untuk Kerja di Tesla

Berita Otomotif

Kata Elon Musk, Tak Perlu jadi Sarjana untuk Kerja di Tesla

CALIFORNIA – Elon Musk mengaku tak memperhatikan seberapa tinggi gelar akademis seseorang dalam rekrutmen karyawan di Tesla. Tesla adalah pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat yang didirikan oleh Musk. Merek tersebut berkembang menjadi produsen mobil listrik terbesar dunia saat ini.

Musk pernah mengatakan tak memandang gelar akademis dalam menilai potensi seseorang pada 2014. Kini, lima tahun kemudian, ia mengulanginya lagi.

“Ya,” kata Musk melalui akun Twitternya beberapa waktu lalu, ketika merespons pertanyaan mengenai apakah calon karyawan potensial Tesla tidak membutuhkan gelar dari bangku kuliah.

Lima tahun lalu, keterangan mengenai hal itu muncul ketika pendiri PayPal tersebut diwawancarai oleh Auto Bild. Menurutnya, rekrutmen karyawan Tesla tidak membutuhkan gelar minimal sarjana. Bahkan, mereka yang tidak lulus SMA sekali pun bisa ia terima.

“Jika seseorang lulus dari universitas hebat, itu memang jadi pertanda mereka bisa melakukan hal-hal hebat. Tapi itu bukan teori yang ajeg. Anda lihat orang-orang seperti misalnya Bill Gates, Larry Ellison dan Steve Jobs. Mereka bahkan tidak lulus kuliah, tapi kalau Anda punya kesempatan mempekerjakan orang-orang semacam mereka, tentu akan menyenangkan,” papar dia.

Lantas, apa yang akan Musk cermati dari seseorang ketika melamar kerja di Tesla? Miliuner yang juga mendirikan perusahaan roket SpaceX serta perusahaan pengeboran The Boring Company ini menyatakan bakal mencari ‘rekam jejak dari kemampuan atau kompetensi luar biasa’.

“Seandainya dia punya rekam jejak terhadap pencapaian eksepsional, ada kemungkinan yang besar prestasi itu nantinya berlanjut di masa depan,” tandasnya.

Musk menerangkan kebiasaannya ketika mewawancarai calon karyawan. Ia akan meminta orang tersebut menjelaskan secara padat dan jelas mengenai perjalanan kariernya.

Kemudian, Musk akan memintanya memaparkan bagaimana dia memecahkan masalah tersulit yang pernah ia hadapi. Untuk memastikan orang tersebut tidak mengklaim pencapaian orang lain, Musk bakal terus menelisik masalah serta solusi tersebut sedetail mungkin.

Pasalnya, ia percaya jika orang itu tidak benar-benar menguasai atau tidak benar-benar bertanggungjawab terhadap prestasi yang ia lontarkan, maka jawabannya tidak bisa mendetail.

Musk sendiri bukan seperti Gates atau Jobs yang tak lulus perguruan tinggi. Ia mendapatkan gelar di bidang fisika serta ekonomi dari Universitas Pennsylvania. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar