Honda BR-V Makin Terpuruk, Diduga Segera Diganti Model Baru

Berita Otomotif

Honda BR-V Makin Terpuruk, Diduga Segera Diganti Model Baru

JAKARTA - Distribusi Honda BR-V ke dealer terjerembab sangat dalam selama Januari - Februari 2019, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year). Hal ini menimbulkan dugaan Honda sedang mempersiapkan model terbaru tahun ini, meski sang pabrikan menolak mengakuinya.

Sebagai informasi, Honda BR-V pertama kali meluncur pada Agustus 2015, dengan distribusi perdana pada Januari 2016. Sejak meluncur, penyegaran-penyegaran BR-V baru bersifat minor change atau edisi spesial dengan pembedaan aksesoris.

Lebih lanjut, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatkan bahwa wholesales (penyaluran unit dari pabrik ke dealer) BR-V pada dua bulan pertama 2019 hanya 168 unit. Volumenya drop 58,92 unit year on year karena pada periode yang sama di 2018 Honda mendistribusikan 409 unit.

Distribusi low sport utility vehicle (LSUV) ini juga turun luar bisa jauh pada Februari jika dibandingkan dengan Januari, bahkan hampir tidak ada. Volumenya 166 unit pada bulan pertama, kemudian menjadi hanya dua unit sebulan setelahnya. BR-V juga tak dimasukkan ke dalam laporan penjualan Honda di Februari dalam pernyataan pers bulanan yang biasa mereka kirim ke media massa.

Ketika ditanyakan mengenai hal ini dalam wawancara pada Rabu (21/3/2019), Jonfis Fandy selaku Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT. Honda Prospect Motor mengatakan penurunan wholesales bisa terjadi karena dua hal yaitu penjualan menurun atau bisa juga akibat penyesuaian produksi. Ia menolak memberitahukan mana penyebab dropnya distribusi BR-V.

Penyesuaian produksi sendiri kerap dilakukan untuk menghabiskan stok unit lama sebelum peluncuran. Sayang, lagi-lagi Jonfis menolak berkomentar.

“Konfirmasinya nanti, kalau sudah waktunya,” tandas dia di Sentul, Jawa Barat.

Ia tidak memungkiri BR-V sekarang memang makin kalah saing dengan berbagai SUV baru lain. Ini disebabkan oleh siklus hidup modelnya yang sudah tua.

“Ada beberapa model memang sudah tua. Tidak bisa dimungkiri, kalau sudah empat sampai lima tahun memang ada penurunan. Ibarat petinju umur 40 tahun bertarung dengan petinju umur 20 tahun, susah. Kami enggak pernah bicara BR-V akan diberhentikan. Diperbarui, pasti. Kalau sudah saatnya nanti kami kasih tahu,” papar dia lagi.

Makin ramainya segmen SUV berharga terjangkau membuat performa BR-V melesu. Pada 2018 sebanyak 58,31 persen year on year, dari 21.932 unit menjadi 9.143 unit. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar