Datsun Hengkang, Honda Senang

Berita Otomotif

Datsun Hengkang, Honda Senang

TANGERANG – Honda mengatakan Brio Satya punya kesempatan meraih penjualan yang lebih banyak, dengan tidak adanya Datsun di pasar Indonesia mulai tahun depan.

Seperti diketahui, Kementerian Perindustrian mengabarkan Datsun akan setop diproduksi lokal plus dijual mulai Januari 2020. Penyebabnya adalah kesulitan mengembangkan volume penjualan yang sesuai dengan skala ekonomi dan bisnis.

Saat dimintai komentar, Yusak Billy, Business Innovation, Sales, and Marketing Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan pihaknya tidak bisa memberi pernyataan mengenai keputusan yang diambil Datsun. Itu, kata dia, merupakan ranah internal tiap-tiap perusahaan.

“Itu strategi mereka, ya. Internal mereka. Sudah tahu, kan, kenapa alasannya?” kata Billy singkat menanggapi pertanyaan Mobil123.com dalam wawancara pada Minggu (2/12/2019) di Serpong, Tangerang.

Meski tak mau mengomentari keputusan Datsun hengkang, Honda mengakui itu bakal menjadi kesempatan Brio Satya sebagai kompetitor Datsun untuk berkembang menjadi lebih besar. Soalnya, pertarungan di segmen low cost green car (LCGC) menjadi tak seramai sebelumnya.

Sekadar mengingatkan, Datsun punya tiga model di pasar otomotif Nusantara yang seluruhnya dirakit lokal di Karawang, Jawa Barat. Dua pertama hadir sejak 2014 dan bermain di segmen LCGC yakni city car Go Panca serta multi purpose vehicle (MPV) Go+ Panca.

Model ketiga baru muncul pada Januari 2018 yakni MPV Cross. Berbeda dari dua ‘saudaranya’, Cross tidak diikutsertakan di segmen LCGC.

Pabrikan asal Jepang berlogo ‘H’ itu percaya diri Brio Satya mampu mengambil konsumen-konsumen potensial Datsun. Khususnya konsumen prospektif Datsun Go Panca karena sama-sama berjenis city car.

“LCGC, kan, pasarnya banyak dari pembeli mobil pertama. Dengan enggak adanya ‘tetangga’ kami itu, tentu persaingan makin ‘bagus’ ya. Jadi kami bisa ambil kesempatan di sana… LCGC bisa makin bagus, ya. Banyak pembeli mobil pertama, pilihan makin sedikit. Ini kesempatan untuk kami,” tukas dia.

LCGC sekarang diisi oleh lima merek, Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, Datsun. Segmen ini diinisiasi pemerintah pada 2013 sebagai kategori mobil-mobil compact dengan kapasitas mesin kecil yang dirakit lokal dengan kandungan komponen dalam negeri tinggi.

Hingga detik ini mobil-mobil LCGC dibebaskan dari Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM). Akan tetapi, mulai 2021, mereka semua bakal mulai dibebankan PPnBM 3 persen. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support