China Anggap Tesla Mobil Mata-mata, Dilarang Parkir di Gedung Pemerintah!

Berita Otomotif

China Anggap Tesla Mobil Mata-mata, Dilarang Parkir di Gedung Pemerintah!

BEIJING – China khawatir mobil listrik Tesla bisa digunakan untuk memata – matai aktivitas mereka. Karena itu, mobil ini dilarang masuk di beberapa gedung pemerintahan.

Dua karyawan institusi pemerintah China yang diwawancarai Reuters membeberkan aturan memarkir Tesla di luar area gedung. Pasalnya, para pejabat di negara komunis itu mengkhawatirkan penyalahgunaan berbagai kamera yang terpasang di kendaraan – kendaraan Tesla oleh pihak asing.

Kedua narasumber meminta identitas mereka dirahasiakan karena sensitivitas dari informasi yang mereka berikan.

Setidaknya ada dua institusi pemerintah di Beijing serta Shanghai yang menerapkan regulasi tersebut, menurut mereka. Tidak diberitahukan, ada berapa mobil Tesla milik para ‘aparatur sipil negara (ASN)’ yang terdampak oleh aturan ini.

Perangkat kamera sendiri saat ini makin lazim terpasang di mobil. Akan tetapi, larangan memasuki area gedung pemerintah hanya berlaku bagi model – model Tesla.

mobil listrik Tesla Model 3

Hingga berita ini dinaikkan, State Council Information Office China tidak merespons informasi yang didapat. Demikian pula dengan perwakilan Tesla di ‘Negeri Tirai Bambu’.

Restriksi terkini yang diterapkan terhadap kendaraan Tesla merupakan lanjutan dari kekhawatiran bahwa merek ini adalah ‘perpanjangan tangan’ dari intelijen Amerika Serikat. Apalagi, tensi antara Beijing dengan Washington saat ini sedang meningkat.

Sebelumnya, pada Maret 2021, mobil – mobil Tesla juga tak diperbolehkan masuk beberapa kompleks kemiliteran di China. Lagi – lagi, dasar dari kebijakan tersebut karena kekhawatiran dimata-matai dari kamera milik pabrikan mobil asal Amerika Serikat ini.

Tesla tidak tinggal diam. Mereka mencoba mempererat hubungan dengan para pemangku kebijakan China, menurut sumber Reuters.

Apalagi, China merupakan pasar terbesar di dunia untuk mobil konvensional maupun mobil listrik. Sebanyak 30 persen penjualan global Tesla juga datang dari negara itu.

Tesla sekarang juga merakit mobil listrik Model 3 plus Model Y di pabrik mereka di Shanghai.

Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia Sekaligus Pendiri dan CEO Tesla

Selang beberapa hari setelah larangan masuk area militer pada Maret, Elon Musk selaku CEO Tesla muncul melalui video di sebuah forum elite di China. Ia mengatakan Tesla akan masuk ‘daftar hitam’ dan berhenti berbisnis di negara mana pun seandainya kendaraan mereka digunakan untuk mematai – matai.

Musk mengatakan Tesla berencana membuka pusat data dan juga membuat platform data bagi pemilik kendaraan di sana. [Xan]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar