Anak Bos Besar Hyundai Ambil Alih Perusahaan Setelah Menunggu 20 Tahun

Berita Otomotif

Anak Bos Besar Hyundai Ambil Alih Perusahaan Setelah Menunggu 20 Tahun

SEOUL – Tampuk kepemimpinan Hyundai baru saja beralih dari ayah kepada sang anak yang sudah menanti selama dua dekade.

Hyundai Motor Group, seperti dilaporkan Reuters pada Rabu (14/10/2020), mengumumkan penunjukan Euisun Chung untuk posisi Chairman untuk menggantikan Mong-Koo Chung, 82, yang tak lain adalah ayahya sendiri. Ini adalah suksesi kepemimpinan antarkeluarga pertama di dalam raksasa otomotif Korea Selatan tersebut dalam 20 tahun terakhir.

Dengan pengangkatan tersebut, Hyundai menjadi korporasi milik keluarga terkini di Korea Selatan yang dipimpin oleh generasi ketiga. Korporasi – korporasi milik keluarga di ‘Negeri Ginseng’ sendiri dianggap berjasa mengangkat negara dari kesulitan ekonomi pascaperang pada 1950-an silam.

Lebih lanjut, sang suksesor yang berusia 49 tahun itu dikenal amat agresif menggelontorkan modal demi menghadirkan inovasi-inovasi teknologi masa depan ke Hyundai. Dalam pidato usai pengumuman, Chung menegaskan ingin membawa Hyundai berada di depan dalam pergeseran teknologi yang amat cepat di industri otomotif global.

“Saya merasa terhormat dapat mengemban warisan yang kuat dan inovatif ini, juga merasa tanggung jawab amat besar untuk membuka lembaran baru Hyundai Motor Group,” ujarnya.


Ada beberapa aspek teknologi yang ia sebut-sebut dalam pidato. Selain elektrifikasi kendaraan dan mobil terbang, ia ingin Hyundai juga unggul dalam teknologi mobil otonom, mobil hidrogen maupun teknologi robotik.

Rekam jejak Chung di perusahaan selama ini mendapat sorotan positif. Ia dianggap berjasa memajukan merek Kia setelah pada 2015 membajak Peter Schreyer, mantan desainer Audi. Kemudian, sebagai Vice Chairman Hyundai Motor Group, ia meluncurkan merek premium Genesis pada tahun yang sama.

Peran penting Chung sebagai motor penggerak bagi kemajuan Hyundai sudah makin terlihat sejak September 2018. Ketika itu, ia dipromosikan sebagai Executive Vice Chairman Hyundai Motor Group.

Kebijakan – kebijakan untuk mengakselerasi inovasi teknologi dibuat. Hyundai Motor Group berinvestasi USD 1,6 miliar untuk mendirikan joint venture (perusahaan patungan) di bidang mobil otonom bersama korporasi teknologi kenamaan Aptiv, berpartner dengan Uber dalam pengembangan taksi terbang listrik, plus berinvestasi di taksi online Grab.

Pada Juli kemarin, Chung memasang target mendapatkan 10 persen pangsa pasar mobil listrik global pada 2025. Chung ingin menantang Tesla yang kini jadi merek otomotif paling bernilai sejagad.

Ayahnya, Mong-Koo Chung, juga tak kalah berjasa mengembangkan Hyundai. Menjabat orang nomor satu di perusahaan pada 2000, Chung senior mengangkat status Hyundai dari awalnya mobil yang dianggap sebelah mata soal kualitas menjadi pabrikan otomotif terbesar kelima sedunia. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar