5 Fitur yang Bikin Wuling Cortez CT Menyenangkan Saat Dikendarai

Review

5 Fitur yang Bikin Wuling Cortez CT Menyenangkan Saat Dikendarai

BANDUNG - Wuling Cortez CT punya 5 fitur dengan fungsi yang mendukung pengemudi saat berkendara dalam beragam kondisi.

Mobil123.com berkesempatan untuk mengendarai Wuling Cortez CT dengan rute Jakarta - Bandung via Subang - Tangkuban Perahu. Beragam kondisi jalan yang dilalui mampu memberikan gambaran mengenai kemampuan dari MPV dengan mesin 1.5-liter turbo dan sistem transmisi otomatis CVT.

Secara umum performa dari mesin bertenaga 140 hp pada 5.200 rpm dan torsi 250 Nm di rentang putaran 1.500-3.600 rpm ini tergolong menyenangkan. Tenaga terasa cukup pada pada setiap kesempatan, gejala lag yang biasa terjadi dengan mesin turbo bertransmisi otomatis saat melakukan akselerasi mendadak minim terjadi. 

Catatan yang Mobil123.com petik saat pengujian adalah begitu menyenangkannya Cortez CT di kendarai. Gejala-gejala negatif saat berkendara seperti body roll tipikal sebuah MPV atau understeer yang sering ditemui pada mobil berpenggerak depan tergolong minim. 

Mobil123.com sempat memacunya hingga kecepatan 150 km/jam di tol Cikampek - Cipali (Subang) sambil melakukan beberapa manuver berpindah jalur melewati beberapa kendaraan. Dengan kecepatan lebih rendah, hal yang sama dilakukan di jalan-jalan pegunungan di wilayah Tangkuban Perahu - Lembang.

Usut punya usut, ternyata selain dari sisi rancang bangun yang tepat dan proporsional, Cortez CT dilengkapi 5 fitur keselamatan aktif sebagai penyeimbang performa. 

1. Sistem Rem ABS, EBD dan BA
Sistem rem yang pertama kali diterapkan di pesawat terbang ini tentunya memiliki fungsi central dalam sistem keselamatan aktif. Kombinasi Anti-lock Break System (ABS), Electronic brakeforce distribution (EBD) dan Brake Assist (BA) ini membantu pengemudi untuk mengendalikan laju mobil dalam berbagai kondisi jalan.

Mobil123.com praktis tidak menemui kendala berarti saat berkendara di seputaran Lembang yang kala itu kerap diguyur hujan. Pengereman dapat dilakukan dengan baik, termasuk saat harus menghindari sebuah sepeda motor yang muncul tiba-tiba.

2. Electronic Stability Control (ESC)
Fitur ESC tentunya memegang peran penting yang membuat Cortez CT mantap dikendalikan terutama saat bermanufer pada kecepatan tinggi. Dan ini tentunya memberikan kesenangan tersendiri bagi pengemudi. 

Sistem ini sendiri berkerja ketika ES mendeteksi hilangnya kontrol pada kemudi. ECU selanjutnya memberikan perintah pada rem secara otomatis dan selanjutnya membuat pengemudi dapat mengendalikan mobil dengan baik.

Pengereman otomatis sendiri diterapkan ke roda secara individual. Seperti contohnya pada roda depan luar untuk melawan oversteer atau roda belakang bagian dalam untuk mengatasi understeer.

Mobil123.com nyaris tidak perlu melakukan banyak koreksi saat bermanuver di jalan tol atau melewati jalan berkelok di daerah pegunungan. Mobil mudah dikendalikan meski melewati bagian tersebut dengan kecepatan di atas rata-rata. Namun tentunya Mobil123.com selalu dalam kewaspadaan dan mengedepankan keselamatan berkendara.

3. Electric Parking Brake (EPB)
Cortez CT juga sudah dilengkapi rem tangan modern yang beroperasi secara elektrik. Pengemudi tak perlu lagi tarik urat untuk menekan tuas rem tangan, tinggal menekan tombol yang terletak pada bawah tuas transmisi fitur ini akan langsung bekerja.

4. Automatic Vehicle Holding (AVH)
AVH pada Cortez CT tentu membuat Anda tidak perlu bolak-balik menginjak pedal rem, contoh saat terjadi kemacetan di dalan menanjak, menurun maupun datar. Secara umum fitur pengereman otomatis menjaga mobil tetap diam, untuk mengaktifkannya cukup tekan tombol tepat dibawah EPB

5. Hill Hold Control (HHC)
Fitur ini tentunya sangat berguna saat melewati jalan baik tanjakan maupun turunan yang padat seperti biasa ditemui di jalur Lembang - Bandung. Intinya fitur mempertahankan posisi mobil saat stop and go di tanjakan selama beberapa detik. Jadi Anda tak perlu was-was mobil bakal meluncur ke bawah saat sepersekian detik ingin melaju setelah mengangkat kaki dari pedal rem.



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support