Wuling Kirim Bantuan Senilai Rp 100 Juta ke Korban Gempa Lombok

Berita Otomotif

Wuling Kirim Bantuan Senilai Rp 100 Juta ke Korban Gempa Lombok

JAKARTA – Wuling membantu para korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan menyumbangkan terpal dan selimut senilai Rp100 juta.

Lombok pada pekan lalu dilanda gempa bumi bermagnitudo 7.0 SR dan diikuti oleh serentetan gempa susulan lainnya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah  NTB mencatat per Senin (13/8/2018) terdapat 436 korban tewas akibat bencana alam tersebut.

Terpal dan selimut, seperti diumumkan Wuling melalui keterangan pers pada awal pekan ini, sudah diserahkan melalui Posko Bantuan TNI di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, pada akhir pekan lalu. Adapun nilai bantuan mencapai Rp 100 juta.

“Manajemen dan karyawan Wuling Motors turut berduka atas bencana alam gempa bumi yg melanda wilayah NTB, sehingga menimbulkan korban jiwa meninggal, luka serta rusaknya rumah tempat tinggal dan infrastruktur lainnya. Kami berharap bantuan ini bisa membantu menyamankan mereka yang sementara ini harus tinggal di luar rumah,” ujar Bambang Sumitro, Direktur Human Resources PT. SAIC General Motors Wuling (SGMW) Indonesia.

Di samping itu, Wuling juga melakukan penggalangan dana di internal karyawan mereka selama sepekan ke depan, untuk nantinya diserahkan kepada korban gempa Lombok melalui badan atau organisasi terkait. Kotak donasi telah disebar di beberap titik di dalam area pabrik Wuling di Cikarang, Bekasi.

“Bantuan yang diberikan kepada korban gempa ini juga menjadi salah satu wujud tanggung jawab sosial Wuling Motors terhadap tanggap darurat bencana dan kemanusiaan. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban mereka yang terkena dampak bencana alam gempa ini,” jelas Bambang. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar