Wabah Virus Corona Turunkan Tingkat Polusi Udara

Berita Otomotif

Wabah Virus Corona Turunkan Tingkat Polusi Udara

LONDON - Polusi udara di Italia dan China turun drastis sejak diberlakukan lockdown.

Citra satelit ini diambil oleh The European Space Agency (ESA) setelah diberlakukannya lockdown di Italia. Dilaporkan bahwa ESA telah mengamati penurunan emisi nitrogen dioksida atau gas berbahaya yang biasa dipancarkan oleh pembangkit listrik, mobil dan pabrik khususnya di Italia bagian Utara.

 ESA menerbitkan animasi yang menunjukkan bagaimana emisi NO2 berfluktuasi di seluruh Eropa dari 1 Januari - 11 Maret 2020. Menggunakan rata-rata bergerak 10 hari, jelas menunjukkan turunnya tingkat polusi.


"Meskipun mungkin ada sedikit variasi dalam data karena tutupan awan dan perubahan cuaca, kami sangat yakin bahwa pengurangan emisi yang dapat kita lihat bertepatan dengan lockdown di Italia. Hal ini terkait dengan turunnya aktivitas lalu lintas dan kegiatan industri," jelas Claus Zehner, pelola misi satelit agensi Copernicus Sentinel-5P.

Para peneliti yang mempelajari dampak emisi dari industri dan transportasi terhadap perubahan iklim serta kesehatan manusia. Mereka mencoba untuk memahami implikasi yang mungkin terjadi dari pandemi ketika ekonomi melambat, penerbangan terganggu dan karantina diberlakukan.

Sementara di China kondisi yang sama lebih dulu terjadi. Polusi benar-benar turun terhitung sejak pemerintah setempat memberlakukan karantina dan larangan perjalanan.

Pusat Penelitian Energi dan Udara Bersih Finlandia mengatakan emisi CO2 turun seperempat di China. Diperkirakan jumlahnya mencapai 200 juta ton dalam empat minggu hingga 1 Maret 2020.

Data satelit juga menunjukkan penurunan tajam dalam emisi NO2 di China. Dimulai dari Wuhan dan kemudian menyebar di kota-kota lain, termasuk ibu kota Beijing.

Seluruh dunia termasuk saat ini merasakan situasi yang kurang lebih sama dalam menghadapi wabah virus Corona. Mudah-mudahan penyebarannya segera berakhir dan para ilmuan virus dunia berhasil mendapatkan penangkal dari Covid-19. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support