VinFast Dapat Pinjaman Dana Tambahan Sebesar Rp 14,424 Triliun

Berita Otomotif

VinFast Dapat Pinjaman Dana Tambahan Sebesar Rp 14,424 Triliun

HANOI – VinFast, produsen mobil pertama asal Vietnam, mengklaim telah mendapat pinjaman dana tambahan sebesar USD 950 juta atau setara Rp 14,424 triliun.

Dana tersebut akan dimanfaatkan oleh Vingroup, induk perusahaan VinFast, untuk membeli mesin dan perlengkapan dari supplier asal Jerman. Mereka pun berencana untuk mulai melakukan produksi pada Agustus 2019 dan untuk mencapai hal tersebut, Vingroup membutuhkan dana sebesar USD 3.5 miliar atau setara Rp 53,141 triliun.

VinFast yang dipimpin oleh Jim DeLuca, mantan salah satu petinggi General Motors memang telah menunjukkan keseriusannya untuk menjadi salah satu produsen mobil utama dunia. Hal ini dibuktikan dengan menampilkan dua mobil mereka yaitu Lux A2.0 sedan dan Lux SA2.0 crossover di Paris Auto Show 2018.

Lux A2.0 maupun Lux SA2.0 sama-sama menggunakan mesin 2.0-liter turbocharged inline-4 cylinder. Mesin tersebut sanggup melepas tenaga sebesar 174 hp dan 228 hp pada masing-masing model. Nantinya, mesin tersebut akan dipasangkan dengan transmisi delapan percepatan otomatis.

Kedua mobil tersebut juga akan hadir dengan sistem penggerak roda belakang. Namun khusus model SUV ditawarkan dengan opsi tambahan sistem penggerak roda depan. Hal tersebut untuk memberi lebih banyak pilihan pada masyarakat.

VinFast rencananya akan lebih fokus pada pasar domestik terlebih dahulu. Bila sudah mapan, maka mereka akan mulai bergerak ke pasar ekspor khususnya pasar Asia Tenggara. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar