UGM Berjaya di ajang Shell Make the Future Live

Berita Otomotif

UGM Berjaya di ajang Shell Make the Future Live

LONDON – Mahasiswa Indonesia berhasik berjaya pada gelaran Shell Make the Future Live di London.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Herman Amrullah, Sholahuddin Alayyubi, dan Thya Laurencia Benedita Araujodaru dari Universitas Gadjah Mada. Mereka berhasil meraih gelar juara kompetisi Shell Ideas 360 2017/2018 dengan mengusung gagasan di sektor energy berjudul“Smart Car Microalgae Cultivation Support (MCS)”

“Kami sangat senang dapat mengambil bagian dalam ajang ini dan menjadi juara di kompetisi adu gagasan inovasi dunia Shell Ideas 360. Kami sangat berterimakasih kepada Shell yang telah memberikan kesempatan kepada dengan memberikan wadah berupa kompetisi untuk mengeksplorasi gagasan inovatif,” kata Herman, tim manajerSmart Car MCS.

Shell Ideas360 adalah sebuah ajang kompetisi yang menantang para mahasiswa seluruh dunia untuk mengembangkan beragam ide dan gagasan dalam menghadapi tantangan global di sektor energi, pangan dan air. Kompetisi yang telah dimulai sejak tahun 2013 ini menjadi bagian dari festival inovasi Shell Make the Future.  

“Selamat kepada tim mahasiswa Smart Car MCS atas keberhasilannya menjadi juara kompetisi Shell Ideas360. Pencapaian tingkat dunia Tim Smart Car MCS ini merupakan hal yang sangat membanggakan, tidak hanya untuk tim dan almamaternya tetapi juga untuk bangsa Indonesia,” ungkap Darwin Silalahi, President Director & Country Chairman PT Shell Indonesia

Smart Car Microalgae Cultivation Support, adalah ide mobil pintar yang menggunakan limbah plastic sebagai sumber energy alternatif. Smart Car MCS didesain dengan reaktor pirolisis yang dapat menampung sebanyak 2 kg sampah plastik.

Proses pirolisis plastik adalah proses degradasi  plastik menggunakan panas suhu tinggi tanpa adanya oksigen.Sumber panas datang dari gas buang knalpot mobil yang suhunya dapat mencapai diatas 400ºC. Mobil ini juga dilengkapi dengan teknologi Microalgae Cultivation Support (MCS) yang digunakan untuk mengurangi jumlah CO2 gas buang pada kendaraan.

Pengembangan Smart Car ini tidak hanya dapat memproduksi bahan bakar dan biofuel namun juga mengurangi persoalan sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih baik. [Adi/Ari]

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support