Toyota Kembali Menjadi Brand Otomotif Bernilai Tertinggi di Dunia

Berita Otomotif

Toyota Kembali Menjadi Brand Otomotif Bernilai Tertinggi di Dunia

JAKARTA – Toyota kembali menjadi brand otomotif dengan brand value tertinggi di dunia untuk keenam kalinya berturut-turut.

Kantar Millward Brown, sebuah perusahaan peneliti pasar mengumumkan BrandZ Top 100 Most Valuable Global Brands. Tercatat, Toyota menjadi brand otomotif tertinggi di dunia dengan nilai mencapai  hampir USD 30 miliar atau lebih tepatnya USD 29,987 miliar atau setara Rp 418,258 triliun. Angka ini meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun lalu.

SUV diklaim menjadi kunci dari berhasilnya Toyota dalam mempertahankan posisinya sebagai brand otomotif tertinggi di dunia. Kabar yang beredar, penjualan SUV Toyota memang mendapat respon yang positif di Amerika Serikat dan Eropa.

“SUV menjadi produk yang paling diinginkan dari Toyota oleh masyarakat dunia. Secara umum, mobil Toyota memang sangat handal serta memiliki nilai dan kualitas tinggi,” ungkap Peter Walshe, Global BrandZ Director, Kantar Millward Brown.

Boleh dikakatakan Toyota memang sangat mendominasi perolehan brand value dunia. Pasalnya, Toyota hanya tersingkir dari posisi pertama menjadi kedua pada tahun 2010 dan 2012. Selebihnya, Toyota berhasil selalu menjadi peringkat pertama.

Posisi kedua diraih oleh Mercedes yang meningkat brand valuenya sebesar 9 persen menjadi 25,684 miliar atau setara Rp 358,24 triliun. Sementara BMW harus puas di posisi ketiga dengan brand value mencapai Rp 25,624 miliar atau setara Rp 357,4 triliun.

Posisi selanjutnya diisi oleh Ford, Honda, Nissan, Audi, Tesla, Maruti Suzuki dan Volkswagen. Ini adalah kemunculan pertama kalinya Maruti Suzuki dalam 10 besar brand value terbaik di dunia dan berhasil langsung masuk ke peringkat sembilan. [Adi/Ari]

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar