Toyota akan Luncurkan 10 Mobil Listrik di Indonesia dalam 5 Tahun

Berita Otomotif

Toyota akan Luncurkan 10 Mobil Listrik di Indonesia dalam 5 Tahun

JAKARTA – Toyota dilaporkan sudah menyiapkan banyak mobil listrik yang siap meluncur di Indonesia dalam lima tahun ke depan. Investasi miliaran dollar Amerika Serikat disiapkan untuk memproduksi lokal kendaraan ramah lingkungan.

Pabrikan asal Jepang itu, menurut keterangan resmi Kementerian Koordinator Perekonomian, menjelaskan rencana peluncuran mobil listrik di Tanah Air dalam pertemuan virtual antara kedua pihak pada 8 Desember 2020. Yoichi Miyazaki selaku Asia Region CEO Toyota Motor Corporation mengatakan produk-produk ramah lingkungan ini akan dirilis  untuk mendukung kebijakan pemerintah Indonesia mengurangi emisi gas buang serta impor minyak bagi kendaraan bermotor.

Sekadar mengingatkan, pemerintah Indonesia akan memberlakukan insentif bagi kendaraan hybrid, plug-in hybrid (PHEV), dan listrik murni mulai Oktober 2021. Pada 2025, 20 persen dari produksi lokal mobil maupun motor ditargetkan datang dari kendaraan listrik berbasis baterai.


“Setidaknya, dalam lima tahun ke depan, Toyota sudah menyiapkan 10 jenis kendaraan listrik bagi konsumen Indonesia,” ucap dia di depan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menurut Miyazaki, Toyota juga telah menyiapkan total investasi USD 2 miliar (Rp 28,26 triliun). Dana sebesar ini bakal digunakan untuk merakit kendaraan listrik mereka di Nusantara.

Salah satu produsen mobil terbesar dunia itu sendiri kini menjual tujuh model mobil listrik di negara ini. Lima di antaranya mobil hybrid (Alphard, Camry, C-HR, Corolla Altis, Corolla Cross), satu mobil PHEV (Prius), plus satu mobil listrik murni (Lexus UX 300 e).

Pada kesempatan berbeda, Bob Azzam selaku Administration, Corporate, and External Affairs PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyatakan bahwa model-model yang akan diluncurkan kelak beranekaragam. Ada hybrid, PHEV, sampai mobil listrik murni.

“Tapi lebih spesifiknya bakal disampaikan pada kesempatan lain,” ucap dia menanggapi keterangan dari Kementerian Koordinator Perekonomian dalam Virtual End Year Gathering Toyota 2020, Rabu (16/12/2020).

Toyota, lanjut dia, siap merakit mobil listrik di Nusantara pada 2022. Mereka memulainya dari model-model hybrid.

“Kami sudah persiapkan model-model hybrid dengan harapan bisa berkontribusi terhadap target penurunan emisi gas buang sebanyak 25 persen pada 2030. Ini komitmen dunia. Kalau enggak bisa penuhi ini, Indonesia bisa mendapatkan sanksi dari negara-negara lain di dunia. Kedua, karena kendaraan elektrik ini bisa hemat BBM, kami juga bisa berkontribusi mengurangi penggunaan BBM, mengurangi impor minyak sehingga neraca perdagangan positif. Terakhir, kami bisa membantu hulu – hilir industri nikel karena baterai (mobil listrik) menggunakan nikel sehingga menambah nilai tambah industri di hulu,” papar dia. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar