Tarif Tol Semarang-Solo Naik

Berita Otomotif

Tarif Tol Semarang-Solo Naik

SEMARANG – Tarif tol Semarang-Solo Seksi I dan Seksi II (Semarang–Bawen) naik.

Kenaikan harga tersebut mulai berlaku tanggal 24 Juli 2018 pada pukul 00.00 WIB. Kenaikan tarif tol tersebut diklaim telah sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor: 429/KPTS/M/2018 Tanggal 10 Juli 2018 tentang Penyesuaian Tarif Tol Pada Jalan Tol Semarang–Solo Seksi I dan Seksi II (Semarang–Bawen).

Dengan peningkatan tarif ini maka kendaraan kendaraan golongan 1 yang melintas ­di Jalan Tol Semarang–Solo Seksi I harus membayar Rp 7.500, golongan II dan III Rp 11 ribu, golongan IV dan IV Rp 15 ribu.

Sementara itu, kendaraan golongan I yang melintas di Jalan Tol Semarang–Solo Seksi II (Semarang–Bawen) harus membayar Rp 8.000. Untuk golongan II dan III dikenakan tarif Rp 12 ribu sedangkan golongan IV dan V akan dikenakan tarif Rp 16 ribu.

Penyesuaian dan evaluasi tarif tol setiap dua tahun ini dilakukan berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan laju inflasi. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2005 Pasal 68 tentang sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 43 Tahun 2013 menyebutkan bahwa evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap 2 (dua) tahun oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan laju inflasi di wilayah tertentu.

Tarif tol awal dihitung berdasarkan kemampuan bayar pengguna jalan tol, besar keuntungan biaya operasi kendaraan dan kelayakan investasi. Sedangkan perhitungan usulan tarif tol dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang kemudian dievaluasi oleh BPJT berdasarkan data inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama dua tahun terakhir. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar