Setelah Nissan, Suzuki juga Umumkan Penurunan Laba di Seluruh Dunia

Berita Otomotif

Setelah Nissan, Suzuki juga Umumkan Penurunan Laba di Seluruh Dunia

TOKYO — Setelah Nissan, yang mengakui kehilangan laba di seluruh dunia 94.5 persen, kini giliran Suzuki Motor Corporation (SMC) mengumumkan  penjualan mereka di kuartal pertama tahun fiskal 2019 mengalami penurunan hingga 46,2 persen.

Penurunan ini disebabkan karena meningkatkan biaya sistem pemeriksaan dan terjadinya penurunan penjualan di India yang merupakan pasar terbesar Suzuki. Tercatat mereka hanya berhasil membukukan laba operasi 62,7 miliar yen (£ 487 juta) untuk kuartal April-Juni, turun dari 116,5 miliar yen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Meski demikian, Suzuki tetap memperkirakan bahwa laba operasi tahun ini akan mencapai 330 miliar Yen atau naik 1,7 persen dibanding tahun fiskal 2018. Mereka yakin pasar India akan kembali bertumbuh, dimana negara tersebut satu dari dua mobil yang terjual adalah Suzuki.

Suzuki pun tetap yakin bahwa penjualan kendaraan akan meningkat tipis namun jumlahnya tidak sebesar perkiraan. Mereka menyadari bahwa melambatnya perekonimian dan ketatnya standard emisi menjadi kendala tersendiri.

Menurunya laba akan mempengaruhi terhadap kemampuan perusahaan untuk berinvestasi dan mengembangkan mobil rendah emisi. Padahal saat ini, permintaan global terhadap kendaraan ramah lingkungan terbilang tinggi.

Bila kondisi tersebut dibarkan, maka bukan tidak mungkin Suzuki dapat semakin tenggelam dalam persaingan. Mereka pun sadar akan hal tersebut dan mengakui bahwa pihaknya tidak bisa melakukan pengembangan kendaraan listrik serta mobil otonim sendirian. Untuk itu mereka melakukan kerjasama dengan Toyota  untuk memasok kendaraan Suzuki dengan sistem hybrid. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support