Rekayasa Lalu Lintas akan Diterapkan di Kawasan Puncak Saat Libur Panjang

Berita Otomotif

Rekayasa Lalu Lintas akan Diterapkan di Kawasan Puncak Saat Libur Panjang

BOGOR – Polres Bogor akan menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas jelang Libur long weekend peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 29 Oktober 2020 hingga 1 November 2020 di kawasan Puncak.

Dalam libur panjang tersebut, Polres Bogor yakin wisatawan yang ke Puncak akan meningkat meningkat pesat. Untuk itu, diperlukan persiapan khusus untuk menghindari terjadinya kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan diantaranya adalah dengan melakukan contraflow di beberapa titik. Dengan demikian diharapkan kepadatan lalu lintas dapat lebih teratasi sehingga antrian tidak terlalu mengular.

“Kami akan menyiapkan rekayasa lalu lintas contraflow. Kesiapan contraflow kami mulai dari 2 kilometer sebelum pintu tol Ciawi hingga Gadog. Selain itu akan ada 150 personel yang disebar di sepanjang jalur Puncak,” ungkap AKP Fitra Zuanda, Kasatlantas Polres Bogor.

Tak hanya itu, Ia pun menegaskan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk memastikan kelancaran lalu lintas. Satlantas Polres Bogor akan berkordinasi dengan Satlantas Polres Cianjur. Sementara untuk perbatasan kota berkordinasi dengan Satlantas Polresta Bogor Kota.

AKP Fitra mengatakan institusinya tidak memiliki kewenangan pembatasan kendaraan. Karena menurut dia, hingga saat ini itu berada di ranah Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor.

“Tentunya terkait pembatasan, kami akan berkordinasi dengan Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor. Karena itu kebijakan Satgas,” pungkasnya.

Tetap Waspada

Satgas Covid-19

Sementara itu Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengingatkan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat libur panjang. Hal ini karena setelah adanya libur panjang, jumlah penularan Covid-19 selalu meningkat tajam.

Hal ini disampaikan oleh Prof Wiku Adisasmito, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 beberapa waktu lalu. Ia mengajak masyarakat belajar dari pengalaman saat libur lebaran Idul Fitri (22 - 25 Mei 2020) dan Hari Kemerdekaan RI (20 - Agustus) tahun ini.

Saat Idul Fitri, terdapat kenaikan jumlah kasus harian dan kumulatif mingguan sekitar 69 - 93% dengan rentang waktu 10 - 14 hari. Lalu saat libur HUT RI, kenaikan jumlah kasus harian dan kumulatif mingguan naik sebesar 58 - 118% pada pekan ketiga Agustus dengan rentang waktu 10 - 14 hari.

"Hal ini dipicu karena kerumunan di berbagai lokasi yang dikunjungi masyarakat selama liburan, serta tidak patuhnya masyarakat terhadap protokol kesehatan," tegas Wiku. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar