Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Pria ini Tak Sengaja Pesan 28 Mobil Secara Online dan Ditagih Rp 22 Miliar Pria ini Tak Sengaja Pesan 28 Mobil Secara Online dan Ditagih Rp 22 Miliar Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 01 July 2020 11:36 BERLIN – Seorang pria di Jerman terkaget-kaget saat melihat tagihan, ketika memesan mobil via daring (online). Bagaimana tidak, karena kesalahan teknis pada sistem, ia harus membayar puluhan unit mobil dengan total harga setara puluhan miliar rupiah.Pria yang tidak disebutkan namanya itu sedang terpikat oleh Tesla Model 3. Mobil listrik termurah Tesla ini pun ia beli secara online bersama sang anak, yang menceritakan kisah ini di Reddit sekitar 2 pekan lalu.“Jadi, kami sedang mencari mobil baru karena yang saat ini kami pakai (Ford Kuga) sudah cukup tua. Di Jerman kami punya sesuatu bernama ‘Umweltbonus’ atau insentif uang tunai dari pemerintah untuk membeli mobil listrik. Setelah virus Corona menerpa, pemerintah menetapkan untuk melipatgandakan insentif bagi setiap mobil listrik yang dibeli antara 1 Juni sampai akhir 2020,” ucap sang anak dengan nama akun Ballon-man itu.Tesla Model 3 dengan lengkap dengan opsi Auto Pilot menjadi pilihan keduanya. Mereka pun memesan pada pukul 21.00 waktu setempat pada pertengahan Juni kemarin. Artikel terkait Mau Mobil Listrik Tesla Model 3 Gratis ? Ini Caranya Berita Otomotif 02 September 2019 Harga Mobil Listrik Termurah Tesla Lebih dari Rp 1 Miliar Mobil Baru 01 September 2019 Tidak Ada Lagi Fasilitas Listrik Gratis Untuk Pengguna Tesla Berita Otomotif 08 November 2016 “Awalnya Ayah saya ingin menunggu sampai 1 Juli karena besaran pajak saat itu akan diperkecil dan membuat kami berhemat ratusan euro. Tapi akhirnya ia ingin membelinya secepat mungkin karena khawatir Tesla justru menaikkan harganya untuk menaikkan profit, sebagai ganti pajak yang direndahkan,” lanjut sang anak.Saat memesan pertama kali, sistem menyatakan gagal karena adanya ‘isu pada aspek pembayaran’. Padahal, mereka berdua sudah mengisi semua data secara lengkap dan benar.“Jadi, kami mencoba lagi,” lanjut dia.Percobaan selanjutnya tak hanya terjadi sekali dan dua kali. Anak dan Ayah yang kompak ngebet dengan Tesla Model 3 itu mencobanya sebanyak 27 kali lagi.Sistem pun terus-menerus menyatakan kegagalan pemesanan dengan alasan yang sama. Akhirnya, di percobaan ke-28, saat waktu menunjukkan pukul 23.00, pemesanan berhasil.Belakangan, mereka terkejut bukan main ketika mengecek tagihan dari pemesanan mobil listrik asal Amerika Serikat tersebut. Ke-28 pemesanan itu ternyata masuk serta berhasil seluruhnya, tidak seperti yang sistem katakan. Padahal, maksud dan niat mereka hanya memesan 1 unit saja.Harga satu Tesla Model 3 di sana adalah 52 ribu euro (Rp 846,48 juta). Artinya, adalah kelebihan tagihan sebanyak lebih dari 1,404 juta euro (Rp 22,85 miliar).Mereka pun kalang-kabut. Beruntungnya, layanan konsumen Tesla di Jerman cukup baik dan kooperatif sehingga mau mendengar permasalahan Ayah dan anak ini.“Kami telah menelpon layanan konsumen. Mereka bersedia membatalkan keseluruhan 28 pemesanan dari kami, lalu meminta kami untuk membuat pemesanan baru,” tutup sang anak.Wah, semoga kesalahan teknisnya tidak terulang lagi, ya! [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Tesla Model 3 beli mobil online Jual-Beli Mobil online Model 3 pembelian mobil online Mobil Listrik tesla Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Pria ini Tak Sengaja Pesan 28 Mobil Secara Online dan Ditagih Rp 22 Miliar Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 01 July 2020 11:36 BERLIN – Seorang pria di Jerman terkaget-kaget saat melihat tagihan, ketika memesan mobil via daring (online). Bagaimana tidak, karena kesalahan teknis pada sistem, ia harus membayar puluhan unit mobil dengan total harga setara puluhan miliar rupiah.Pria yang tidak disebutkan namanya itu sedang terpikat oleh Tesla Model 3. Mobil listrik termurah Tesla ini pun ia beli secara online bersama sang anak, yang menceritakan kisah ini di Reddit sekitar 2 pekan lalu.“Jadi, kami sedang mencari mobil baru karena yang saat ini kami pakai (Ford Kuga) sudah cukup tua. Di Jerman kami punya sesuatu bernama ‘Umweltbonus’ atau insentif uang tunai dari pemerintah untuk membeli mobil listrik. Setelah virus Corona menerpa, pemerintah menetapkan untuk melipatgandakan insentif bagi setiap mobil listrik yang dibeli antara 1 Juni sampai akhir 2020,” ucap sang anak dengan nama akun Ballon-man itu.Tesla Model 3 dengan lengkap dengan opsi Auto Pilot menjadi pilihan keduanya. Mereka pun memesan pada pukul 21.00 waktu setempat pada pertengahan Juni kemarin. Artikel terkait Mau Mobil Listrik Tesla Model 3 Gratis ? Ini Caranya Berita Otomotif 02 September 2019 Harga Mobil Listrik Termurah Tesla Lebih dari Rp 1 Miliar Mobil Baru 01 September 2019 Tidak Ada Lagi Fasilitas Listrik Gratis Untuk Pengguna Tesla Berita Otomotif 08 November 2016 “Awalnya Ayah saya ingin menunggu sampai 1 Juli karena besaran pajak saat itu akan diperkecil dan membuat kami berhemat ratusan euro. Tapi akhirnya ia ingin membelinya secepat mungkin karena khawatir Tesla justru menaikkan harganya untuk menaikkan profit, sebagai ganti pajak yang direndahkan,” lanjut sang anak.Saat memesan pertama kali, sistem menyatakan gagal karena adanya ‘isu pada aspek pembayaran’. Padahal, mereka berdua sudah mengisi semua data secara lengkap dan benar.“Jadi, kami mencoba lagi,” lanjut dia.Percobaan selanjutnya tak hanya terjadi sekali dan dua kali. Anak dan Ayah yang kompak ngebet dengan Tesla Model 3 itu mencobanya sebanyak 27 kali lagi.Sistem pun terus-menerus menyatakan kegagalan pemesanan dengan alasan yang sama. Akhirnya, di percobaan ke-28, saat waktu menunjukkan pukul 23.00, pemesanan berhasil.Belakangan, mereka terkejut bukan main ketika mengecek tagihan dari pemesanan mobil listrik asal Amerika Serikat tersebut. Ke-28 pemesanan itu ternyata masuk serta berhasil seluruhnya, tidak seperti yang sistem katakan. Padahal, maksud dan niat mereka hanya memesan 1 unit saja.Harga satu Tesla Model 3 di sana adalah 52 ribu euro (Rp 846,48 juta). Artinya, adalah kelebihan tagihan sebanyak lebih dari 1,404 juta euro (Rp 22,85 miliar).Mereka pun kalang-kabut. Beruntungnya, layanan konsumen Tesla di Jerman cukup baik dan kooperatif sehingga mau mendengar permasalahan Ayah dan anak ini.“Kami telah menelpon layanan konsumen. Mereka bersedia membatalkan keseluruhan 28 pemesanan dari kami, lalu meminta kami untuk membuat pemesanan baru,” tutup sang anak.Wah, semoga kesalahan teknisnya tidak terulang lagi, ya! [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Tesla Model 3 beli mobil online Jual-Beli Mobil online Model 3 pembelian mobil online Mobil Listrik tesla
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...