Polisi Ingatkan untuk Bayar Tilang atau STNK Terblokir

Berita Otomotif

Polisi Ingatkan untuk Bayar Tilang atau STNK Terblokir

SEMARANG - Kepolisian Daerah Jawa Tengah menegaskan akan memblokir Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) milik pelanggar aturan lalu lintas di Semarang.

Penegasan tersebut dilakukan karena mulai hari ini Semarang melakuka ujicoba tilang elektronik. Dengan demikian, tilang hanya berupa surat yang dikirimkan kepada pemilik kendaraan. Pemblokiran dilakukan jika pelanggar tidak merespons surat tilang yang dikirim ke alamat pemilik kendaraan setelah tujuh hari.

Kombes Rudy Antariksawan, Dirlantas Polda Jawa Tengah menyebutkan pelanggar wajib memberi jawaban melalui www.etle.pmi.info selambat-lambatnya tujuh hari setelah surat konfirmasi diterima pelanggar. Jika tidak ada respons, STNK akan diblokir petugas. STNK yang dblokir tidak bisa langsung diperpanjang saat masa berlakunya habis. Agar blokir itu dicabut, pemilik kendaraan harus membayarkan denda tilang.

“Pelanggar dapat membuka blokir stnk miliknya apabila sudah membayar denda sesuai dengan pelanggaran,” ucap Rudy.

Saat ini, Polda Jawa Tengah sudah memasang dua kamera yang memantau pengguna jalan di jalan Pandanaran, Semarang. Satu CCTV dipasang menghadap ke simpang lima, dan satu CCTV menghadap ke Pekunden. Nantinya akan ada enam kamera tambahan.

Rudy juga menjelaskan, pelanggaran yang direkam kamera ETLE meliputi tidak menggunakan sabuk pengaman (seat belt), menggunakan handphone saat mengemudi, pelanggaran marka, mengemudi melebihi batas kecepatan, mendeteksi kecelakaan, pelanggaran parkir, menerobos alat pemberi isyarat lalu lintas, dan menerobos tanda dilarang masuk.

“Mekanisme ETLE akan bekerja secara otomatis dan penindakannya lebih efektif karena dasar hukumnya akan lebih kuat dengan bukti yang terekam,” pungkas Rudy. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support