Jawa Timur Mulai Uji Coba Tilang Elektronik

Berita Otomotif

Jawa Timur Mulai Uji Coba Tilang Elektronik

SURABAYA - Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur (Jatim) akan melakukan uji coba tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) hari ini (Rabu, 8 Januari 2020).

Ujicoba ini akan dilakukan dengan memanfaatkan CCTV (Closed Circuit Television) hingga tujuh hari ke depan. Jika ditemukan pengemudi mobil dan pengendara motor melakukan pelanggaran, polisi tetap mencetak pelanggaran atau tilang namun masih diberi logo uji coba. Penerapan tilang elektronik sendiri akan di-launching pada 14 Januari 2020.

Kombes Budi Indra Dermawan, Dirlantas Polda Jatim mengatakan bahwa setiap pelanggaran akan terekam camera CCTV. Dalam rekaman tersebut akan diterlihat nomor polisi kendaraan. Dari sana, polisi mengirimkan surat konfirmasi pada alamat pelanggar. Dalam surat konfirmasi tersebut terdapat jenis pelanggaran serta barcode yang bisa dilihat lewat www.etle.jatim.polri.go.id.

“Pelanggar yang menerima surat konfirmasi bisa mendatangi Mall pelayanan publik Siola atau Polres Pelabuhan Tanjung Perak (posko Gakkum) untuk melakukan konfirmasi. Petugas akan menerbitkan surat tilang usai di input data,” jelas Budi.

Selanjutnya pelanggar membayar denda ke Bank BRI. Jika pelanggar mengajukan keberatan, bisa melakukan konfirmasi ke nomor yang tertera dalam surat. Kemudian mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Bagi pelanggar yang terlambat konfirmasi selama 10 hari atau sudah melakukan konfirmasi, tapi belum membayar selama 15 hari, maka STNK otomatis diblokir melalui ERI (Electronic Registration and Identification).

Di Kota Surabaya sendiri sudah terpasang 757 CCTV namun hingga saat ini yang terhubung dengan Dirlantas Polda Jatim baru 25 camera. Rencananya kamera-kamera tersebut akan dihubungkan dengan Polda Jatim. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar