Pertamina Lubricants Dorong Kemajuan Industri Pelumas di Indonesia

Berita Otomotif

Pertamina Lubricants Dorong Kemajuan Industri Pelumas di Indonesia

JAKARTA - PT Pertamina Lubricants mewadahi sebuah acara bertajuk Pertamina-JAMA Engine Oil Seminar 2019 guna mengetahui kebutuhan sekaligus tren pelumas di masa depan.

Teknologi mesin, baik untuk mobil maupun sepedamotor berkembang pesat. Hal ini menuntut kemampuan oli yang tepat untuk melumasi mesin. Sadar akan kondisi itu, PT Pertamina Lubricants pun mengundang pihak JAMA (Japan Automobile Manufacturers Association, Inc) dan JCMA (Japan Construction Machinery and Construction Association).

Sementara pesertanya berasal dari agen tunggal pemegang merek (APM) mobil dan motor. Pada acara di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat (11/3), mereka memaparkan perkembangan seputar mesin terkini. Diikuti pula pihak PT Pertamina Lubricants yang menjelaskan fenomena terkait pemenuhan spesifikasi pelumas, khususnya di Indonesia. 

Di segmen roda empat mereka melihat saat ini spesifikasi mesin kebanyakan masih menggunakan oli dengan viskositas direntang 10W-40. Namun, ke depannya mesin-mesin tersebut membutuhkan oli lebih encer dengan viskositas 0W-20, 0W-30 atau 0W-40. 

Sementara kode API (American Petroleum Institute) service SG akan bergeser ke API SL ke atas. Ini juga memengaruhi penggunaan oli dasar di mana base oil mineral akan tergantikan oleh oli semi sintetik dan sintetik (full synthetic). Tren serupa juga dibaca pihak PT Pertamina Lubricants berlaku pada pelumas untuk sepedamotor. 

PT Pertamina Lubricants berharap seminar ini menjadi ajang market education. Harapannya, para peserta seminar bisa meneruskan pengetahuan seputar pelumas yang tepat untuk mesin mereka kepada konsumen. Diiringi pula dengan komitmen PT Pertamina Lubricants dalam memperbaiki standar mutu jajaran produk oli mesinnya. 

Bicara mengenai produk, Pertamina Lubricants sendiri sudah memiliki pelumas peruntukkan mesin terkini. Mulai dari Fastron SAE 0W-20, Fastron Techno, Enduro Racing, Enduro Matic dan lain-lain. Ketersediaan ini tentu tak lepas dari upaya mereka dalam membuat oli untuk 5 tahun ke depan. 

"Pelumas kami saat ini juga sudah memenuhi untuk kebutuhan spek mesin Euro 4 dan Euro 5. Pada dasarnya Pertamina selalu bekerja sama dengan produsen mesin (untuk memproduksi pelumas). Contohnya, saat ini kami juga sedang mengembangkan mesin untuk kendaraan yang akan dilaunching pada 2021 dan akan ada di market 2023. Jadi, sebelum sampai di pasar sekitar 5 tahun sebelumnya kami sudah mengembangkannya," kata Mohammad Zuchri, Vice President PT Pertamina Lubricants kepada Mobil123.com [Ary/Ari]



Ary Dwinoviansyah

Ary Dwinoviansyah

Ary mulai bekerja sebagai seorang jurnalis otomotif sejak tahun 2008 dan sangat mencintai sepedamotor. Nonton MotoGP merupakan salah satu hobi untuk menghabiskan akhir pekannya. Dia juga memimpikan memiliki mobil Transformers.


Berita Utama


Komentar