Panen! Pemesanan Mobil Honda Naik 50 Persen Berkat Diskon PPnBM

Berita Otomotif

Panen! Pemesanan Mobil Honda Naik 50 Persen Berkat Diskon PPnBM

JAKARTA – Total pemesanan mobil Honda meningkat drastis setelah diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) berlaku mulai 1 Maret 2021.

Seperti diketahui, sebanyak 21 model mobil penumpang pada Maret ini turun harga karena memenuhi syarat pemerintah untuk diberikan relaksasi PPnBM. Kebijakan bagi mobil-mobil baru berkapasitas mesin 1.500 cc ke bawah tersebut berlaku sejak bulan ini sampai Desember mendatang.

Tahap pertama dari kebijakan itu adalah relaksasi PPnBM secara penuh hingga menjadi 0 persen pada Maret – Mei.

Honda adalah salah satu merek mobil yang ‘menikmati’ diskon PPnBM dari pemerintah. Ada empat model mereka yang memenuhi syarat sehingga turun harga.

“Kalau kami lihat data terakhir sampai sekitar tanggal 21 atau 22 Maret, dibandingkan periode yang sama bulan lalu, total pemesanan atau booking meningkat sampai 50 persen,” ucap Yusak Billy selaku Business Development, Sales, and Marketing Director PT Honda Prospect Motor menjawab pertanyaan Mobil123.com dalam konferensi pers virtual pada Kamis (25/3/2021) sore.

Empat model Honda yang tereduksi harganya berkat insentif PPnBM terdiri dari multi purpose vehicle (MPV), hatchback, dan sport utility vehicle (SUV). Ada Mobilio, Brio RS, BR-V, serta HR-V 1.5-liter.

“Untuk model – model yang terkena relaksasi PPnBM, meningkatnya sampai 80 persen lebih. Kami harap tren ini baik terus sampai bulan – bulan selanjutnya,” pungkas Billy.

HR-V dan Brio RS, menurut dia, adalah model – model dengan peningkatan pemesanan paling tinggi. Pertumbuhannya melebihi peningkatan pemesanan untuk total mobil Honda.

“Dua itu bisa (meningkat pemesanannya) 80 persen dibandingkan Februari kemarin,” tandas Billy.

Honda Brio RS 2021

Tidak disebutkan berapa pertumbuhan pemesanan untuk Mobilio maupun BR-V.

Sekadar mengingatkan, relaksasi PPnBM dari pemerintah bagi mobil – mobil 1.500 cc ke bawah akan dikurangi secara bertahap. Pada tahap kedua (Juni – Agustus), insentif dikurangi menjadi 50 persen dari tarif normal PPnBM.

Di tahap ketiga (September – Desember), insentif dikurangi lagi menjadi hanya 25 persen dari tarif normal PPnBM.

Syarat – syarat mendapatkannya adalah rakitan dalam negeri dengan komponen minimal 70 persen, kendaraan penumpang sedan/nonsedan, berkapasitas mesin 1.500 cc ke bawah, dan berpenggerak dua roda (4x2).

Pemerintah memastikan diskon PPnBM diperluas lagi mulai April ke mobil – mobil baru berkapasitas mesin 1.501 – 2.500 cc. Akan tetapi persyaratan untuk mendapatkannya serta besaran insentif PPnBM-nya berbeda. [Xan/Had]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar