Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Aduh, Masyarakat Indonesia Tunda Beli Mobil Demi Tunggu PPnBM 0 Persen Aduh, Masyarakat Indonesia Tunda Beli Mobil Demi Tunggu PPnBM 0 Persen Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 20 February 2021 07:05 JAKARTA – Pelaku pasar melihat masyarakat Indonesia sedang menahan pembelian mobil baru pada Februari ini, karena menunggu relaksasi pajak bulan depan. Transaksi jual – beli Februari pun diperkirakan lebih kecil dibanding Januari.Seperti diketahui, mulai Maret 2021 pemerintah memberikan relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) secara bertahap selama sembilan bulan. Tahap pertama adalah insentif PPnBM 0 persen pada Maret – Mei.Stimulus dari pemerintah tak hanya relaksasi pajak mobil baru. Ada pula aturan Down Payment (DP/Uang Muka) 0 persen. Kelonggaran pajak diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terlebih dahulu, pada pekan kedua Februari. Sebagai dampaknya, calon konsumen menunda pembelian mobil.“Pada Februari, jika melihat perkembangan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) setelah pengumuman relaksasi PPnBM, umumnya masyarakat menunda pembelian mobil. Saya sudah komunikasi dengan teman – teman di Toyota dan ternyata kondisinya sama. Pada dasarnya, masyarakat menantikan untuk merealisasikan rencana pembelian mereka di Februari ini nanti, pada Maret, karena mengharap mobil-mobil bermesin 1.500 cc ke bawah mendapatkan relaksasi,” papar Amelia Tjandra selaku Direktur Pemasaran PT. Astra Daihatsu Motor menanggapi pertanyaan Mobil123.com dalam konferensi pers virtual, Jumat (19/2/2021).Menurut Amelia, bisa jadi penjualan roda empat selama Februari akhirnya lebih kecil daripada sebulan sebelumnya. Performa pasar pada bulan pembuka 2021 sendiri ‘hanya’ 52.910 unit untuk wholesales (distribusi pabrik ke dealer/untuk stok) dan 53.997 unit di sisi retail (distribusi dealer ke konsumen).Raihan wholesales turun 8,7 persen jika dibandingkan Desember 2020. Sementara itu, pencapaian retail drop 28 persen.“Tapi kami percaya, walaupun Februari ini penjualan mobil turun, pada Maretnya pasti akan naik. Program ini (relaksasi pajak mobil baru) pasti akan menstimulasi mereka yang mempunyai niat membeli dan mempunyai daya beli,” sambung Amelia lagi.Target penjualan mobil 2021 dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang berjumlah 750 ribu unit bisa jadi terlewati berkat insentif pajak mobil baru dari pemerintah. Proyeksi Gaikindo naik 30 persen dari capaian pada 2020 yang cuma 500 ribuan unit.Di sisi lain, ada pula ancaman laten dari masih berlangsungnya pandemi virus Corona (Covid-19) yang bisa berdampak negatif bagi pasar. Pabrikan masih mengamati dengan seksama berbagai faktor pendorong maupun tantangan yang dihadapi.“Sulit diprediksi sekali karena tergantung situasi pandemi. Regulasi-regulasi baru mungkin akan pengaruhi juga,” pikir Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relations Division Head PT. Astra International – Daihatsu Sales Operation. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait insentif PPnBM mobil baru PPnBM 0 persen mobil baru insentif pajak mobil baru relaksasi pajak mobil baru relaksasi PPnBM mobil baru Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Aduh, Masyarakat Indonesia Tunda Beli Mobil Demi Tunggu PPnBM 0 Persen Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 20 February 2021 07:05 JAKARTA – Pelaku pasar melihat masyarakat Indonesia sedang menahan pembelian mobil baru pada Februari ini, karena menunggu relaksasi pajak bulan depan. Transaksi jual – beli Februari pun diperkirakan lebih kecil dibanding Januari.Seperti diketahui, mulai Maret 2021 pemerintah memberikan relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) secara bertahap selama sembilan bulan. Tahap pertama adalah insentif PPnBM 0 persen pada Maret – Mei.Stimulus dari pemerintah tak hanya relaksasi pajak mobil baru. Ada pula aturan Down Payment (DP/Uang Muka) 0 persen. Kelonggaran pajak diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terlebih dahulu, pada pekan kedua Februari. Sebagai dampaknya, calon konsumen menunda pembelian mobil.“Pada Februari, jika melihat perkembangan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) setelah pengumuman relaksasi PPnBM, umumnya masyarakat menunda pembelian mobil. Saya sudah komunikasi dengan teman – teman di Toyota dan ternyata kondisinya sama. Pada dasarnya, masyarakat menantikan untuk merealisasikan rencana pembelian mereka di Februari ini nanti, pada Maret, karena mengharap mobil-mobil bermesin 1.500 cc ke bawah mendapatkan relaksasi,” papar Amelia Tjandra selaku Direktur Pemasaran PT. Astra Daihatsu Motor menanggapi pertanyaan Mobil123.com dalam konferensi pers virtual, Jumat (19/2/2021).Menurut Amelia, bisa jadi penjualan roda empat selama Februari akhirnya lebih kecil daripada sebulan sebelumnya. Performa pasar pada bulan pembuka 2021 sendiri ‘hanya’ 52.910 unit untuk wholesales (distribusi pabrik ke dealer/untuk stok) dan 53.997 unit di sisi retail (distribusi dealer ke konsumen).Raihan wholesales turun 8,7 persen jika dibandingkan Desember 2020. Sementara itu, pencapaian retail drop 28 persen.“Tapi kami percaya, walaupun Februari ini penjualan mobil turun, pada Maretnya pasti akan naik. Program ini (relaksasi pajak mobil baru) pasti akan menstimulasi mereka yang mempunyai niat membeli dan mempunyai daya beli,” sambung Amelia lagi.Target penjualan mobil 2021 dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang berjumlah 750 ribu unit bisa jadi terlewati berkat insentif pajak mobil baru dari pemerintah. Proyeksi Gaikindo naik 30 persen dari capaian pada 2020 yang cuma 500 ribuan unit.Di sisi lain, ada pula ancaman laten dari masih berlangsungnya pandemi virus Corona (Covid-19) yang bisa berdampak negatif bagi pasar. Pabrikan masih mengamati dengan seksama berbagai faktor pendorong maupun tantangan yang dihadapi.“Sulit diprediksi sekali karena tergantung situasi pandemi. Regulasi-regulasi baru mungkin akan pengaruhi juga,” pikir Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relations Division Head PT. Astra International – Daihatsu Sales Operation. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait insentif PPnBM mobil baru PPnBM 0 persen mobil baru insentif pajak mobil baru relaksasi pajak mobil baru relaksasi PPnBM mobil baru
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...