Pandemi Corona, Banyak Merek Mobil di Indonesia Geber Penjualan Online

Berita Otomotif

Pandemi Corona, Banyak Merek Mobil di Indonesia Geber Penjualan Online

JAKARTA – Penjualan mobil secara daring (online) akhirnya menjadi senjata yang digunakan oleh para pabrikan otomotif pada masa pandemi virus Corona di Indonesia.

Seperti diketahui, virus Corona yang diketahui sudah berada Indonesia sejak 2 Maret 2020 telah membuat pemerintah mengimbau masyarakat untuk melakukan physical distancing dengan bekerja, belajar, beribadah dan berdiam di rumah sejak pertengahan bulan itu. Jakarta bahkan telah mengubah imbauan itu menjadi keharusan melalui penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua pekan mulai 10 April 2020 dengan kemungkinan memperpanjangnya lagi.

Penjualan mobil online sendiri sudah lebih maju dan ‘matang’ di negara lain jika dibandingkan dengan di Indonesia. Maka, tak heran jika jalur ini makin digeber saat pandemi Corona di luar negeri seperti misalnya yang terjadi di China.

Namun, saat pandemi corona menyambangi Nusantara, beragam merek mobil mau tak mau mendorong pengembangan jalur online untuk menawarkan produk. Mereka mempersiapkan atau menyempurnakan platform penjualan online masing-masing, baik yang bekerja sama dengan situs penjualan online lain atau memanfaatkan rantai bisnis di perusahaan atau grup mereka sendiri.

Daihatsu adalah salah satu di dalam daftar itu. Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan bahwa mereka kini fokus pada strategi pemasaran dan penjualan digital melalui aplikasi smartphone mereka.

“Sekarang untuk penjualan juga tidak boleh canvassing (berinteraksi langsung—red). Program-program pameran juga tidak bisa. Satu yang bisa kami lakukan adalah memasarkan produk-produk Daihatsu melalui digital. Konsumen yang tertarik bisa melakukan komunikasi secara digital. Aplikasi pembelian bisa dilakukan secara digital karena rantai bisnis kami seperti misalnya ACC (Astra Credit Company) siap,” jelas Amelia dalam konferensi video pada awal pekan lalu.

Semua dilakukan secara virtual dari jarak jauh. Apabila aplikasi pembelian disetujui, konsumen bisa mentransfer pembayaran uang muka, kemudian tenaga penjual akan menghubungi konsumen untuk penerimaan unit.

“Ujung sama, tapi tatap muka hanya pada saat penerimaan unit,” tandas Amelia.

BMW, di sisi lain, sedang pula membuat platform penjualan digital. Mereka bekerja sama dengan salah satu perusahaan penjualan online.

“Untuk menggeser konsumen offline ke online, kami sedang bekerja sama dengan satu market place untuk membuat official store. Nantinya semua dealer kami akan mempunyai official store,” kata Jodie O’Tania, Communication Director BMW Group Indonesia beberapa waktu lalu lewat konferensi video.

Daihatsu dan BMW merupakan dua dari sekian banyak merek yang makin menyeriusi penjualan online selama masa pandemi Corona dengan cara masing-masing. Nama-nama lain dengan strategi serupa yang merupakan merek besar misalnya adalah Toyota, Honda, serta Mitsubishi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar